Hadir di Pelantikan Pengurus PUI, Azies Rismaya Mahpud Kenang Masa Pesantren di Santi Asromo

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Sosok Azies Rismaya Mahpud mungkin sudah tidak asing lagi bagi warga Kota Tasikmalaya.

Tokoh masyarakat sekaligus pengusaha sukses di bidang transportasi ini kembali muncul ke publik saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Tasikmalaya periode 2026-2031.

Ditemui di kediamannya di Perumahan Grand Mayasari Estate pada Kamis (12/03/2026), pria kelahiran 1960 ini mengungkapkan alasan emosional di balik kehadirannya dalam acara organisasi yang berdiri sejak masa perjuangan tersebut.

Azies menjelaskan bahwa hubungan dirinya dengan PUI bukanlah hal baru. Ia merupakan bagian dari keluarga besar kader PUI yang sudah mendarah daging sejak generasi orang tuanya.

“Dulu orang tua saya keluarga besar PUI. Saya salah satu anak yang disekolahkan di Santi Asromo selama tiga tahun. Jadi, kehadiran saya karena memang saya adalah bagian dari keluarga besar kader PUI,” tuturnya.

Kecintaan Azies terhadap almamaternya, Santi Asromo, bahkan ia abadikan dalam unit bisnis transportasinya. Pada armada bus PO Cahaya Bakti Utama (CBU), sering terlihat tulisan “Santi Asromo” di badan bus.

“Tulisan Santi Asromo di armada bus CBU itu adalah cara saya untuk mengingatkan diri sendiri dan bersyukur bahwa saya pernah menimba ilmu di pesantren sana,” ungkap Azies.

Kepada pengurus PUI Kota Tasikmalaya yang baru dilantik, Azies menitipkan pesan agar selalu memberikan yang terbaik bagi umat dengan menonjolkan sisi kemanusiaan dan saling menghargai meski dalam perbedaan pendapat.

Ia juga menekankan bahwa tantangan umat Islam saat ini tidak hanya terbatas pada masalah fikih, tetapi juga penguasaan teknologi dan pemahaman geopolitik global.

“Beragama hari ini bukan hanya bicara masalah fikih, tapi bicara tentang teknologi, ketahanan nasional, dan keilmuan lainnya. Siapa yang terbaik dalam menguasai ilmu, merekalah yang akan jadi pemenang,” tegasnya.

Di akhir pembicaraan, Azies berharap PUI sesuai namanya dapat menjadi wadah pemersatu umat Islam, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah dunia, demi kemajuan bangsa, negara, keadilan, dan kebijaksanaan.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok
Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan
Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba
Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan
Polsek Cibatu Berantas Obat Keras, Remaja Aceh Ditangkap Bersama Ratusan Butir Pil Terlarang 
Menikmati Senja Romantis di Lawu Kala Senja: Tempat Healing Paket Lengkap di Kaki Gunung Lawu
Dukung Informasi Pendidikan Positif, SMPN 2 Cibiuk Jalin Kemitraan Bersama Media
Menteri Kependudukan Wihaji Kunker ke Sumut, Bupati Pakpak Bharat Titip Harapan Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:50 WIB

Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:08 WIB

Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:00 WIB

Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:09 WIB

Polsek Cibatu Berantas Obat Keras, Remaja Aceh Ditangkap Bersama Ratusan Butir Pil Terlarang 

Berita Terbaru