GAPURA dan Kader Gerindra Soroti Kemiskinan di Kota Tasikmalaya, Sosok Viman Jawabannya?

Senin, 27 Mei 2024 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Istilah kemiskinan seringkali ditujukan pada kondisi ekonomi seseorang yang dinilai kurang mampu ataupun pada kondisi sosial bagi salah satu kota ataupun daerah.

Seperti halnya kota Tasikmalaya selama ini dijuluki sebagai kota termiskin di Jawa Barat, tentu saja predikat itu perlu bukti ataupun fakta.

Salah satu media menyatakan bahwa hasil riset IPDN dan Badan Pusat Statistik (BPS) pertahun 2021-2022 penduduk miskin kota Tasikmalaya masih mencapai angka 12,72 dan 13,13% dengan tingkat keparahannya masih pada 0,65% angka itu masih menjadi angka tertinggi di banding kota/kabupaten lain.

Menyoroti hal itu ketua Umum DPP Gapura sekaligus Ketua Korda KMP Suta Nusantara Tasikmalaya Tatang Sutarman menyatakan, kalau melihat potensi masyarakat serta sumber daya lainnya.

Apalagi, Kota Tasikmalaya adalah daerah transit bagi kota/kabupaten disekitarnya, sehingga begitu banyak hal hal yang bisa dimotivasi dan diaktifkan agar menjadi sektor riil sebagai sumber perekonomian baik itu perdagangan, jasa, budaya, wisata dan pertanian.

“Sehingga faktor kemiskinan ini bisa diurai dan minimalisir, yang paling penting dalam penggunaan anggaran daerah harus diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Tatang Toke sapaan akrabnya ini, Senin (27/05/2024).

Selain itu, bagaimana supaya bisa keluar dari zona kemiskinan? maka yang sangat mendasar adalah Kota Tasikmalaya harus memiliki pemimpin yang memiliki kepedulian serta faham terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Apakah Sosok Viman sebagai jawaban dari masalah ini? 

Menyikapi persoalan kemiskinan tentu saja banyak faktor yang melatarbelakanginya, salah satunya adalah tentang tanggung jawab pemerintahan terhadap stabilitas perekonomian sangatlah kurang.

Lantaran itu, besar harapan sosok Viman bisa melakukan perubahan dan terobosan untuk meningkatkan perekonomian Kota Tasikmalaya.

Karena dari sekian pigur yang ada, hanya Viman yang notabene calon kuat Wali Kota Tasikmalaya dari Partai Gerindra memiliki potensi membawa perubahan serta mampu membawa kota Tasikmalaya keluar dari predikat kota termiskin yang berkepanjangan.

“Untuk mendapatkan sosok itu, pemilihan kepala daerah di November 2024 nanti yang akan datang adalah momentum yang paling baik secara aturan dan sistematis,” pungkasnya.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh indonesia (APPSI) DPD kota Tasikmalaya bapak H. Nandang Suryana.

Dia menyebut, terkait kemiskinan di kota Tasikmalaya harus melihatnya dari sisi regulasi yang ada di Pasar Cikurubuk, khususnya komoditi hasil produksi tani yang dipasarkan, sebagian besar bukanlah berasal dari kota Tasikmalaya melainkan berasal dari daerah lain.

Contohnya sayur mayur, Nandang menjelaskan, mayoritas didatangkan dari luar kota diantaranya Garut, Pangalengan, Jawa dan daerah lainnya. Bahkan ikan pun dikirim dari Cirata dan Cianjur, telur dari Blitar dan daging dari Australia, termasuk makanan ringan dari ciamis.

“Artinya uang dari kota Tasikmalaya dibawa keluar kota, jadi uang yang beredar/regulasi, Kota Tasikmalaya hanya keuntungan yang sangat kecil,” jelas pria yang merupakan kader Gerindra ini.

Ditambah lagi menjamurnya pasar modern Alfamart dan Indomart yang sampai ke pelosok kota Tasikmalaya, itupun sangat mengganggu terhadap daya jual di pasar tradisional dan pengusaha.

Pasalnya, keberadaan pasar modern itu seolah olah hanya membuat corong saluran uang dari kota Tasikmalaya untuk di bawa keluar kota.

“Saya berharap Wali Kota Tasikmalaya kedepan orang yang memang mampu membangun kebijakan pembangunan ekonomi yang berpihak kepada masyarakat banyak bukan hanya menguntungkan segelintir manusia saja,” tutupnya dengan penuh kecewa.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal
SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa
Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!
Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026
Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat
Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:28 WIB

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal

Rabu, 15 April 2026 - 22:09 WIB

SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa

Rabu, 15 April 2026 - 21:43 WIB

Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026

Rabu, 15 April 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat

Berita Terbaru