Enrekang Melangkah Maju: Pemerintah Kabupaten dan Jasindo Tandatangani MoU Jaminan Gagal Panen

Senin, 20 Oktober 2025 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Pemerintah Kabupaten Enrekang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terkait program jaminan gagal panen.

Penandatanganan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Bupati Enrekang, H. Muh Yusuf Ritangnga, bersama Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, memimpin langsung proses ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk merealisasikan salah satu misi utama pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahap pertama, Pemerintah akan menjamin kegagalan panen untuk komoditas padi sejumlah 1100 hektar dari lebih kurang 5000 hektar persawahan yang ada di Kabupaten Enrekang secara bertahap.

Setelah jaminan gagal panen untuk padi rampung, pemerintah akan melangkah ke jagung dan komoditas lainnya secara bertahap.

Program jaminan gagal panen ini bertujuan memberikan perlindungan kepada petani dari risiko kerugian akibat bencana alam serta mendukung optimalisasi pertanaman padi pada periode Oktober hingga Maret.

Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Kami akan terus memastikan peningkatan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pertanian. Saat ini juga tengah dilakukan kajian mendalam untuk memberikan jaminan gagal panen bagi komoditas bawang merah,” ujar Yusuf.

Dengan demikian, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pertanian.

Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah berharap petani dapat lebih tenang dalam berproduksi, karena risiko kerugian akibat faktor alam dapat diminimalisir melalui skema asuransi pertanian.

“Kita berharap para petani bisa bertani bisa meningkatkan hasil produksinya dan tetap merasa aman saat mengolah lahan pertaniannya,” ungkap Yusuf Ritangnga.

Dengan adanya program ini, diharapkan petani dapat lebih produktif dan meningkatkan pendapatan mereka.

Program jaminan gagal panen ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya asuransi pertanian dan meningkatkan partisipasi mereka dalam program ini.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid
Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal
Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia
Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 
Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?
Kader TPK Bungursari dan Sub Pos KB Harapkan Pencairan Insentif Lancar untuk BPJS
Pertamina dan Hiswana Migas Mangkir, Aliansi Lingkungan Desak DPRD Tasikmalaya Jadwal Ulang Audiensi SPBU
Keroyok Penjaga Pintu Perlintasan KA di Garut, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:06 WIB

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:31 WIB

Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:11 WIB

Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?

Berita Terbaru