Dua Minggu Tidak Diangkut, Warga Keluhkan Bau Busuk Sampah

Rabu, 2 Agustus 2023 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Tumpukan sampah yang berada di Kp Babakan Jati kelurahan/kecamatan Mangkubumi dan beberapa titik lokasi masih dibiarkan dan tidak diangkut seolah dibiarkan sehingga mengeluarkan aroma tak sedap.

Hal ini dikatakan Teten warga Babakan Jati kecamatan Mangkubumi sekaligus ketua GMBI Distrik kota Tasikmalaya, Rabu (02/07/2023).

Menurutnya, mobil sampah yang biasa mengangkut setiap hari Sabtu tidak pernah datang hampir dua mingguan, akibatnya sampah makin menggunung disebabkan masyarakat tidak mempunyai pilihan harus kemana membuang.

“Terlepas dari masalah teknis, diperlukan adanya kerjasama dari berbagai pihak yang terkait seperti Pemkot, DPRD, dan Dinas Kebersihan dan Lingkungan hidup,” ucap Teteh.

Dirinya meminta, dibuat pula suatu peraturan yang menindak tegas oknum-oknum yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Dengan demikian diharapkan kota Tasikmalaya dapat benar-benar bebas sampah.

Teten menjelaskan, teknis diatas harus diimbangi pihak terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas lainnya. Selain itu, pengangkutan sampah yang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Misalnya pengangkutan sampah daerah Mangkubumi lakukan sesuai jadwal, tujuannya supaya masyarakat bisa mengikuti aturan yang diterapkan pemerintah bisa berjalan dengan baik,” kata Teten.

Padahal lanjut dia, warga sudah membayar iuran rutin Rp 60 ribu/bulan untuk membayar truk pengangkut dari Dinas Lingkungan Hidup kota Tasikmalaya.

“Jangan menekan kepada masyarakat harus peduli lingkungan buang sampah pada tempatnya tetapi pemerintahnya tidak peduli terhadap yang dikeluhkan masyarakat,” tegas dia.

Pantauan MNP di lokasi, terlihat tumpukan sampah di lokasi tersebut. Sampah bahkan meluber ke jalanan sehingga menganggu pernapasan warga sekitar yang diakibatkan bau yang keluar dari tumpukan sampah tersebut

Wargapun berinisiatif membakar tumpukan sampah tersebut supaya tidak terjadi penumpukan yang semakin banyak.

Loading

Penulis : Soni

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 
Wabup Pakpak Bharat Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor BPN, Ingatkan Keunikan Sistem “Sukit Ni Talun”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:19 WIB

Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB