Drainase Mubazir di Desa Lebang: Ratusan Juta Rupiah Habis, Hasil Nol Besar!

Jumat, 6 Maret 2026 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP – Pengelolaan Dana Desa menjadi sorotan warga Desa Lebang, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang! Proyek drainase yang digadang-gadang sebagai solusi banjir ternyata hanya menjadi “lubang hitam” yang menghabiskan dana desa.

Pekerjaan drainase pada selokan besar di Dusun Lebang telah empat kali dianggarkan, namun hasilnya? Nol besar!

Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa proyek drainase ini seperti “bola liar” yang terus bergulir tanpa hasil nyata.

Dua kali dianggarkan untuk drainase, dua kali lagi untuk pengerukan, namun selokan besar itu masih saja tertimbun tanah dan lumpur.

“Ini benar-benar mubazir! Dana desa yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat malah dihabiskan untuk proyek yang tidak jelas,” kata sumber tersebut dengan nada kekecewaan, Kamis (05/02).

Warga Desa Lebang menuding bahwa pengerjaan drainase ini tidak mempertimbangkan teknis yang tepat. “Pengerukan seharusnya dimulai dari hilir, tapi yang dilakukan malah sebaliknya,” tambahnya.

Hasilnya, drainase yang diharapkan menjadi solusi banjir justru tidak ada perubahan malah bertambah dangkal dan hanya memperparah masalah. Kejadian ini menimbulkan kemarahan warga Desa Lebang.

“Kami ingin keadilan! Kami ingin dana desa digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir orang,” tegas sumber tersebut.

Warga menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. Pasalnya, desa Lebang memiliki potensi besar untuk berkembang, namun pengelolaan dana desa yang tidak transparan dan tidak akuntabel dapat menghambat kemajuan desa.

Warga Desa Lebang berharap agar aparat terkait dapat segera mengambil tindakan tegas dan transparan dalam menangani kasus ini. “Kami tidak ingin lagi ada proyek mubazir di Desa Lebang!,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB