Tasikmalaya, MNP – Pengurus DPC APSI (Asosiasi Profesi Satpam Indonesia) sambangi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tasikmalaya.
Kedatangan silaturahmi tersebut disambut hangat Kepala Bakesbangpol Kota Tasikmalaya Drs H Ade Hendar, MM, Kamis (19/10/2023).
Dalam arahannya, Ade Hendar berharap setelah terbentuknya kepengurusan tingkat daerah ini kedepannya agar memperlihatkan kinerja profesional positif bagi para pekerja leading sektor Satpam/Security.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena terbentuknya wadah asosiasi ini seyogianya bisa menaungi wadah para pekerja Satpam yang ada di wilayah kota dan kabupaten Tasikmalaya,” pesan Ade Hendar.
Menurutnya, pekerja sekuriti adalah bidang jasa pengamanan yang notabene kerjaan berisiko, baik itu di kantor, dinas ataupun swasta dan sebagian tersebar di perumahan.
Ade menyebut, alangkah eloknya secara profesional wadah asosiasi ini bisa menjalankan roda organisasi sesuai AD/ ART, baik dari pembinaan mutu kwalitas satpam tersebut, dari mulai jenjang diklat garda pratama, garda madya dan garda utama.
“Perlu digarisbawahi, sekuriti yang ada bisa dibina dan diurus oleh asosiasi salah satunya terkait hak hak sebagai pekerja jasa pengamanan, dari urusan hak upah, kesehatan dan lainnya,” ujar Ade.
Ditempat sama, Ketua terpilih DPC APSI Kota Tasikmalaya Mamat Dewa mengucapkan terimakasih atas sambutan Kepala Bakesbangpol kota Tasikmalaya yang telah memberikan arahan dan nasehat untuk organisasinya.
Mamat Dewa menjelaskan, bahwa keberadaan asosiasi yang telah terbentuk ini adalah untuk wadah aspirasi pekerja sekuriti yang berada di wilayah kota dan kabupaten Tasikmalaya.
“Organisasi APSI ini legal dan resmi diakui Badan Hukum oleh Pemerintah dari pusat dan daerah. Kami hadir di Kota Tasikmalaya karena terpanggil untuk melahirkan sekuriti profesi serta mengurus pekerja bidang jasa pengamanan untuk diperjuangkan hak statusnya,” tegas Mamat Dewa.
Pasalnya, masih banyak kehidupan sekuriti dibawah garis sejahtera, bahkan penghasilannya terkadang tidak mencukupi. Sehingga persoalan itu menjadi pekerjaan rumah bagi APSI.
Disebutkan Mamat Dewa, kedepannya kota Tasikmalaya akan menjadi daerah niaga sebagai kota penyangga ibukota atau propinsi karena banyak kemajuan positif dari infrastruktur.
“Apalagi sebentar lagi ada jalan tol yang perlu dijaga oleh jasa keamanan yang profesional. Maka itu, kami disini hadir untuk melahirkan tenaga kerja profesional yang handal di bidangnya,” tandas Mamat Dewa.
![]()
Penulis : Yudi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan