Tasikmalaya, MNP – Kegiatan penuh makna dalam bentuk pendistribusian bantuan bagi guru Maghrib mengaji dan anak-anak yatim piatu.
Program ini merupakan bagian dari gerakan “Tasik Bersedekah” yang digagas bersama antara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan Panglayungan dan Baznas Kota Tasikmalaya, Rabu (28/052025).
Ketua UPZ Kelurahan Panglayungan, Ustadz Ahmudin, menjelaskan, dana yang dibagikan berasal dari masyarakat Panglayungan yang rutin menyumbang melalui gerakan sedekah “satu lembar dua ribu rupiah”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dana tersebut dikumpulkan, disetorkan ke Baznas,kemudian dikembalikan untuk didistribusikan kepada para penerima manfaat,” kata Ustadz Ahmudin.
Kegiatan hari ini menyalurkan bantuan untuk 21 guru Maghrib mengaji dan 21 anak yatim piatu, masing-masing satu orang per RW.
“Ini adalah hasil musyawarah kami dengan Baznas. Insya Allah ke depan akan menjadi program bulanan, bukan hanya tahunan,” ujar Ustadz Ahmudin.
Menurutnya, jika partisipasi masyarakat terus meningkat, kedepan bantuan tidak hanya akan menyasar guru mengaji dan anak yatim piatu, tetapi juga bisa diperluas untuk beasiswa, bantuan modal usaha kecil, bantuan kesehatan, hingga program renovasi rumah tidak layak huni.
“Alhamlpdulillah, Kelurahan Panglayungan juga mendapatkan penghargaan dari Baznas sebagai kelurahan pertama yang menyetorkan sedekah terbanyak dan tercepat, sehingga mendapat prioritas bantuan renovasi rumah layak huni sebesar 20 juta rupiah,” tambahnya.
Lurah Panglayungan, Wasliman Solihat, SE., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif bersama antara pihak kelurahan, UPZ, dan Baznas Kota Tasikmalaya dalam upaya membangun solidaritas sosial di masyarakat.
Dijelaskan Wasliman Solihat, Panglayungan Bersedekah bukan hanya program temporer. Ini akan terus dikaitkan dengan kegiatan pengajian maslahat atau majelis silaturahmi malam Jumat kedua.
“Harapannya para donatur dari wilayah Kelurahan Panglayungan dapat terus menyisihkan sebagian rezekinya untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar program ini memberikan manfaat yang nyata dan menjadi keberkahan bagi semua, serta memperkuat karakter generasi muda melalui peran guru-guru Maghrib mengaji dalam membina akhlak dan membentengi anak-anak dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat, jika dikelola dengan baik dan berkesinambungan, bisa menjadi kekuatan besar untuk membangun umat dari, oleh, dan untuk masyarakat sendiri.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan