Dishub Garut Petakan Titik Rawan Macet Jelang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Drs. Satriabudi, M.Si.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Drs. Satriabudi, M.Si.

Garut, MNP – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut mulai melakukan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Drs. Satriabudi, M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan lokasi-lokasi strategis yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa libur panjang tersebut, Rabu (24/12/2025).

Dishub Kabupaten Garut Petakan Titik Rawan Macet Jelang Nataru yang pertama di lokasi tempat-tempat ibadah dan kita akan antisipasi disekitaran tempat-tempat ibadah dan pastinya banyak kunjungan masyarakat karena bertepatan dengan libur,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Satriabudi, lonjakan aktivitas masyarakat saat Nataru membutuhkan kesiapan maksimal dari seluruh unsur terkait. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan. pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan petugas serta fasilitas pendukung pengamanan lalu lintas.

“Barusan saya dengan bapak Sekda Garut Nurdin Yana kita akan coba plening dan akan coba ke pos-pos berkeling untuk menyakinkan kesiapan petugas,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, Dishub Kabupaten Garut menegaskan akan berperan sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Terkait rekayasa lalu lintas, Dishub akan bersinergi penuh dengan kepolisian sebagai pihak yang memiliki otoritas utama.

“Untuk rekayasa lalu lintas kita akan menunggu dari pihak kepolisian sesuai dengan Undang-undang nomor 22 Tahun 2009 bahwa kita membantu pihak kepolisian,”

Meski demikian, Dishub tetap menyiapkan langkah-langkah teknis sebagai bentuk dukungan, mulai dari penempatan rambu-rambu hingga pengaturan jalur alternatif.

“Apabila dibutuhkan Nanti dari kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas dari kita sendiri akan mempersiapkan Langkah langkah dan Rambu-rambu,” ujar Satriabudi.

Lebih lanjut Dengan kesiapan tersebut, Dishub Kabupaten Garut berharap pelaksanaan pengamanan lalu lintas selama Nataru dapat berjalan optimal berjalan dengan lancar.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tak Berkutik, Polisi Bekuk Pelaku Curanmor dan Penadah di Lampung Selatan
Polres Garut Edukasi Kesadaran Hukum 300 Santri Baru di MOSBA 2026
Dukung Kemajuan Pendidikan, Kades Mayang Sari Tinjau Langsung Kegiatan MPLS di SDN 2 dan PAUD
Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor
Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk
Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 
Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 
Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:33 WIB

Tak Berkutik, Polisi Bekuk Pelaku Curanmor dan Penadah di Lampung Selatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22 WIB

Polres Garut Edukasi Kesadaran Hukum 300 Santri Baru di MOSBA 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:47 WIB

Dukung Kemajuan Pendidikan, Kades Mayang Sari Tinjau Langsung Kegiatan MPLS di SDN 2 dan PAUD

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:09 WIB

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:27 WIB

Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polres Garut Edukasi Kesadaran Hukum 300 Santri Baru di MOSBA 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22 WIB