Dihadapan Generasi Muda, Aleg PKS: Hanya Oknum yang Benturkan Agama dan Nasionalisme

Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Anggota DPR RI Toriq Hidayat memastikan bahwa Negara Indonesia mendukung setiap warga negara untuk taat terhadap keyakinannya.

Hal ini disampaikan pada kegiatan sosialisasi 4 pilar di Pondok Pesantren Tahfizd Quran Ibadurrohman Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (10/08/2022).

“Pancasila dan UUD 1945 sangat mendorong seluruh rakyat Indonesia agar taat dan berpegang kuat pada agamanya masing-masing, bahkan negara menjamin perlindungannya sesuai Pasal 29 Ayat 2 UUD negara,” terang Politisi PKS dihadapan peserta.

Pasalnya, tambah Toriq, belakangan ini bermunculan kasus oknum yang membenturkan agama dan nasionalisme.

Yang mengejutkan kata Toriq, hal ini terjadi pada saat seleksi penerimaan calon pegawai di sebuah lembaga pemerintahan. Juga pada proses wawancara pengajuan beasiswa yang disponsori oleh sebuah kementerian.

“Kasus-kasus tersebut tentu saja akan memiliki pengaruh besar terhadap psikologi generasi muda. Terutama yang berasal dari lembaga pendidikan keagamaan,” ungkap Toriq.

“Upaya-upaya oknum tersebut sangat menyesatkan, menyimpang, dan merusak tatanan Pancasila dan UUD 1945 yang diwariskan oleh para pendiri bangsa,” ujarnya.

Oleh karenanya, dihadapan pimpinan pondok pesantren Pesantren Tahfizd Quran Ibadurrohman, Agus Sugiarto beserta siswa dan siswi setingkat SMA ini, Toriq memastikan bahwa yang membenturkan agama dan nasionalisme adalah oknum.

Toriq menegaskan, Negara menjamin kebebasan untuk taat terhadap agama dan keyakinan para pemeluknya.

“FPKS telah meminta kepada Pemerintah supaya menginvestigasi masalah ini. Menindak oknum-oknum tersebut dengan memberikan sanksi yang berat. Berikutnya lakukan evaluasi dan perbaikan sistem manajemen secara serius. Agar kasus tersebut tidak terulang lagi,” tutupnya. (Insani).

Loading

Berita Terkait

BPBD Kabupaten Tasikmalaya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
Isu Macan Terkam 3 Warga di Gunung Papandayan Garut Ternyata Hoaks, Ini Penjelasan Polisi
Aroma ‘Setting’ Lelang IPLT Rp9,8 Miliar di Barito Timur: 8 Perusahaan Hanya Jadi Pelengkap?
Dosen Poltekkes Tasikmalaya Sosialisasikan Sistem Informasi IKM Berbasis Web di Puskesmas Sukarame
Aktivitas PETI Marak di 4 Kecamatan Inhu, Nama “Delapan Naga” Mencuat Jadi Beking 
Salah Sasaran! Cemburu Buta Berujung Pembacokan Driver Ojek di Lampung Selatan
INVESTIGASI MNP: Proyek Fiktif Rp400 Juta di Barito Timur, Mengapa Ada Upaya Suap ke Wartawan?
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:08 WIB

BPBD Kabupaten Tasikmalaya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:44 WIB

Isu Macan Terkam 3 Warga di Gunung Papandayan Garut Ternyata Hoaks, Ini Penjelasan Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:34 WIB

Aroma ‘Setting’ Lelang IPLT Rp9,8 Miliar di Barito Timur: 8 Perusahaan Hanya Jadi Pelengkap?

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:08 WIB

Dosen Poltekkes Tasikmalaya Sosialisasikan Sistem Informasi IKM Berbasis Web di Puskesmas Sukarame

Senin, 13 Juli 2026 - 22:45 WIB

Aktivitas PETI Marak di 4 Kecamatan Inhu, Nama “Delapan Naga” Mencuat Jadi Beking 

Berita Terbaru