Tasikmalaya, MNP.com – Benteng belakang pembatas antara SPBU Rancabango dengan Perumahan Karisma Regency (PKR) ambruk sekitar pukul 16.30 Wib.
Kejadian persisnya diwilayah RW 21 Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya ini disinyalir lantaran kontruksi bangunan yang kurang maksimal.
Atas kejadian itu, pihak perusahaan, BPBD, Kapospol Cipedes, Kelurahan Panglayungan diwakili ketua LPM dan serta Ketua RW 21 terlihat di lokasi melakukan musyawarah dengan kesimpulan akibat kontruksi bangunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Harisman dari pihak BPBD kota Tasikmalaya mengatakan, hasil musyawarah pada perinsipnya SPBU akan bertanggungjawab dan sudah koordinasi dengan dinas teknis.
“Langkah awal akan mengangkat material yang masuk ke rumah warga, karena bentang tersebut cukup berat, adapun kejadian ini bukan dari faktor alam atau curah hujan tinggi, tetapi dari kontruksi benteng yang tidak kuat,” ucanya.
Sementara itu, Dadang dari pihak perusahaan (SPBU,-red) mengakui kejadian ini bukan karena faktor cuaca akan tetapi faktor konstruksi.
Sebelumnya kata Dadang, pihak perusahaan akan membenahi benteng tersebut, karena sudah lama terlihat ada kemiringan atau condong ke belakang,” akan tetapi musibah ini lebih dulu terjadi,” pungkasnya. (Lex)
![]()









Tinggalkan Balasan