Barito Timur, MNP – Sedikitnya satu wilayah yakni RT 03 aktivitas warga lumpuh total, rumah dan kebun, karet ladang terendam banjir.
Bencana tersebut akibat guyuran hujan semalaman yang melanda wilayah kabupaten Barito Timur, khusunya desa Bantai Napu Kecamatan Paku.
Dengan bencana itu, DPD KNPI Kabupaten Barito Timur menyalurkan bantuan sembako kepada 57 keluarga terdampak banjir di Desa Bantai Napu, Kecamatan Paku, Rabu, 14 Mei 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan sosial ini sebagai wujud kepedulian organisasi kepemudaan terhadap masyarakat yang dilanda musibah.
Bantuan diserahkan langsung oleh Sekretaris KNPI Barito Timur, Supawardani A Batur, didampingi Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi, Ariane Sinta Nakalelu HA Garu serta jajaran pengurus lainnya.
“Kegiatan ini merupakan perintah langsung Ketua KNPI Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, yang juga aktif sebagai Wakil Bupati Barito Timur. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak,” ujar Supawardani.
Dijelaskannya, penyaluran bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah telah menjadi komitmen dan tradisi KNPI Barito Timur sejak awal kepemimpinan Adi Mula Nakalelu.
Supawardani menyebut, sejak periode pertama kepemimpinan beliau, KNPI secara rutin melakukan aksi sosial setiap kali terjadi bencana.
“Di periode kedua ini yang baru berjalan beberapa hari, kegiatan serupa tetap kami lanjutkan sebagai bentuk konsistensi kepedulian kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi, Ariane Sinta Nakalelu HA Garu, yang akrab disapa Idang, mengatakan bantuan ini juga merupakan bentuk sinergi antar bidang di KNPI untuk terus bergerak cepat menanggapi situasi di tengah masyarakat.
Idang meminta sebagai generasi muda, tidak boleh tinggal diam, disaat ada bencana alam, karena saudara-saudara kita yang kesulitan.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tapi juga membawa semangat solidaritas dan harapan bahwa masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Uhaigi, salah satu tokoh masyarakat setempat menerangkan, banjir yang melanda Desa Bantai Napu mengakibatkan rumah-rumah warga tergenang air, bahkan tanaman padi di ladang pun ikut terendam.
“Saat air naik, bukan hanya rumah yang kena, tapi padi di ladang juga terendam. Kami sangat berterima kasih kepada KNPI atas bantuannya. Ini sangat berarti bagi kami,” ucap Uhaigi.
Camat Paku, Paskahriadi, menyebutkan bahwa 57 keluarga yang terdampak tersebar di RT 01 hingga RT 04. Dirinya mengungkapkan rasa syukur karena debit air mulai surut.
“Puji syukur, air mulai berkurang dan sebagian rumah sudah tidak tergenang. Kita berharap cuaca tetap bersahabat agar warga benar-benar terbebas dari banjir,” kata Paskahriadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran KNPI Barito Timur yang turut meringankan beban masyarakat di wilayahnya.
“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi warga kami yang terdampak. Kami, baik dari pihak kecamatan maupun warga Desa Bantai Napu, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan aksi nyata dari KNPI Barito Timur,” tukas Paskahariadi.
![]()
Penulis : Yulius Yartono
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan