Denny Romdony akan Bongkar Kebobrokan RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya

Jumat, 14 Februari 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Fraksi PDI Perjuangan Drs. H. Deny Romdony angkat bicara terkait permasalahan RSUD dr Soekardjo, khususnya pemecatan 56 orang pegawai.

Menurutnya, isu miring di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya sudah dianggap buka rahasia lagi, adapun permalasahan terkait dengan di PHK nya ke 56 karyawan itu merupakan salah satu permasalahan kecil.

Bahkan dirinya secara pribadi akan membongkar kebobrokan RSUD dr. Soekardjo.

Hal tersebut disampaikan dalam penerimaan aksi audiens dari LBH Pendekar Kawah Galunggung Indonesia terkait dengan permasalahan di PHK nya 56 karyawan RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Kamis (13/02/2024).

“Ini kan bukan rahasia lagi apa yang disampaikan teman-teman tadi kan salah satunya saja itu, saya akan menelusuri masalah keuangan, dari dulu juga rumah sakit RSUD ini ada aja masalah, dan ini bagian kecil dari masalah di rumah sakit dr Soekardjo,” cetusnya.

Dari persoalan ini, Denny menegaskan harus beres urusan rumah sakit ini, karena ini pelayanan masyarakat tidak hanya keuntungan.

“Kalau mau hanya keuntungan, sudah jadi rumah sakit swasta saja, ini BLUD UPTD khusus dan kayaknya itu hanya nama saja,” ucapnya.

Denny menyebut, masalah PHK ke 56 karyawan terkesan molor dalam mencari titik temunya. Dia pun meminta harus adanya data dan transparansi.

“Kita perlu data tidak hanya sepihak, saya minta data data detail dari para perwakilan, jadi mana sih yang di obrolkan bener apa tidak gitu loh, dan kalo pihak eksekutif ya normatif aja mereka,” kaya Denny

“Makanya ini perlu data dari pihak yang ke 56 dan pihak eksekutif, sehingga bisa menemukan titik temu nya, tapi ini transparansi nggak jelas nggak ada,” ucapnya lagi.

Dijelaskan Denny, kewenangan komisi ini nggak bisa maksa, hanya mengundang, adapun datang atau nggak bukan urusan.

“Kecuali pansus, kalau sampai 3 kali nggak datang bakalan panggil paksa,” bebernya.

Denny juga menanggapi ketidakhadiran pihak RSUD dr Soekardjo, dan menilai pihak RSUD seolah olah mereka sudah merasa bersalah.

“Adapun untuk sekarang pihak RSUD tidak hadir, mungkin mereka sudah merasa salah, kalau nggak salah datanglah, kan gitu, kalo A ya A kalo B ya B,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal
SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa
Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!
Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026
Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat
Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:28 WIB

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal

Rabu, 15 April 2026 - 22:09 WIB

SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa

Rabu, 15 April 2026 - 21:43 WIB

Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026

Rabu, 15 April 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat

Berita Terbaru