Defisit Rp 94 M, Pemkab Tasikmalaya Coret 12 Proyek Infrastruktur

Selasa, 30 September 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pemkab Tasikmalaya akhirnya melakukan langkah besar dalam menata ulang keuangan daerah setelah Peraturan Daerah (Perda) Perubahan APBD 2025 resmi disahkan.

Kebijakan ini diambil menyusul kondisi defisit anggaran yang sempat mencapai Rp 94 miliar.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan bahwa dengan hadirnya Perda Perubahan, otomatis Perda APBD Murni 2025 tak lagi berlaku.

Bersamaan dengan itu, kebijakan cut off anggaran yang sempat diterapkan di awal masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Asep Sopari Alayubi, resmi dicabut.

Namun konsekuensinya cukup terasa. Sedikitnya 12 titik pembangunan infrastruktur yang sebelumnya masuk daftar rencana kerja terpaksa dibatalkan.

Sebagai gantinya, pemerintah menyusun ulang prioritas pembangunan dan menetapkan 22 titik baru hasil dari proses rasionalisasi anggaran.

“Beberapa program memang tidak bisa diteruskan karena dananya tidak tersedia. Fokus kita geser, utamanya pada pembangunan jalan,” jelas Cecep, Selasa (30/9/2025).

Sejumlah pos belanja akhirnya dipangkas, mulai dari rencana pengadaan mobil dinas bupati, rehabilitasi pendopo lama, hingga pengurangan belanja pegawai sebesar Rp 36 miliar.

Tak hanya itu, kegiatan seremonial seperti sosialisasi, bimbingan teknis, dan kunjungan kerja juga ikut dipangkas.

Dari langkah efisiensi itu, terkumpul tambahan dana sekitar Rp 28 miliar yang dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan.

Dua ruas prioritas yakni Cibalong–Dera menuju Sodonghilir dengan nilai Rp 14,6 miliar, serta jalur Warung Legok–Cimanisan yang menghubungkan Warung Ponteng.

Selain sektor infrastruktur, bidang pendidikan pun mendapat angin segar. Sebanyak 54 ruang kelas di berbagai sekolah akan diperbaiki melalui anggaran hasil relokasi tersebut.

Cecep berharap, setelah Perda Perubahan ini ditegakkan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera bergerak cepat agar program prioritas bisa terlaksana tanpa hambatan.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

GAPURA Tuding Pemkot Tasikmalaya Tumpul Pengawasan: Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum Berbayar
PUTR Ungkap Alih Fungsi Ruko Jadi WC Umum Berbayar, Gapura Desan Pemkot Tasik Tutup Operasional
Hujan Picu Longsor di 16 Desa Kabupaten Tasikmalaya, Akses Jalan Terganggu
Pemkab Tasikmalaya Siapkan Optimalisasi Eks Kantor Setda di Kota Tasikmalaya
Pemkab Tasikmalaya Perpanjang SPK 4.474 PPPK Paruh Waktu, Bupati Tekankan Kemudahan Layanan Kepegawaian
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UP3 Tasikmalaya Salurkan Bantuan Usaha untuk Warga Panglayungan
Desa Dirgahayu Genjot Penerimaan PBB, Realisasi Capai 70 Persen
Cekik Korban dan Gasak Rp17 Juta, Pelaku Curas di Natar Terancam 9 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:27 WIB

GAPURA Tuding Pemkot Tasikmalaya Tumpul Pengawasan: Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum Berbayar

Selasa, 3 November 2026 - 13:25 WIB

PUTR Ungkap Alih Fungsi Ruko Jadi WC Umum Berbayar, Gapura Desan Pemkot Tasik Tutup Operasional

Selasa, 3 November 2026 - 13:03 WIB

Hujan Picu Longsor di 16 Desa Kabupaten Tasikmalaya, Akses Jalan Terganggu

Selasa, 3 November 2026 - 12:58 WIB

Pemkab Tasikmalaya Siapkan Optimalisasi Eks Kantor Setda di Kota Tasikmalaya

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Pemkab Tasikmalaya Perpanjang SPK 4.474 PPPK Paruh Waktu, Bupati Tekankan Kemudahan Layanan Kepegawaian

Berita Terbaru