Data BPN dan Bapenda Tidak Sinkron, LSM FORDEM Curiga Ada Permainan

Kamis, 18 September 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sengketa lahan antara ahli waris almarhum H. Enjang dan pihak pengembang Perumahan Bumi Pesona Siliwangi kembali memanas.

Pasalnya, kuasa hukum pengembang, H. Lukman, tidak hadir dalam audiensi yang digelar di DPRD Kota Tasikmalaya pada Kamis (18/09/2025).

Pertemuan yang dihadiri oleh Komisi I DPRD, perwakilan ahli waris, BPN, Bapenda, Inspektorat, dan LSM FORDEM sebagai kuasa ahli waris ini berakhir tanpa solusi.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, H. Dodo Rosada, menyayangkan ketidakhadiran pihak H. Lukman yang dinilai tidak kooperatif.

“Ini masalah hak hajat seseorang, jangan sampai dipermainkan. Kami berharap ada tabayun (klarifikasi) dulu secara kekeluargaan,” ujarnya.

Dalam pertemuan, perwakilan BPN, Dadan, memaparkan hasil pengukuran yang menunjukkan bahwa lokasi tanah ahli waris berada di luar perumahan.

Namun, ia menekankan perlunya sinkronisasi data dengan peta blok dari Bapenda untuk memastikan kecocokan.

Sayangnya, perwakilan Bapenda, Aso Sopari, tidak bisa menunjukkan peta blok tersebut.

Ia hanya memastikan bahwa SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) atas nama almarhum H. Enjang masih aktif dan belum ada pengalihan hak.

Namun, Aso beralasan peta blok tidak bisa ditunjukkan karena ada perubahan data dari tahun 2006 ke 2015.

Kondisi ini memicu kemarahan Wakil Ketua Umum FORDEM, Ade Gunawan (Degun).

“Sudah berbulan-bulan tidak ada penyelesaian. Ada permainan apa ini? Saya duga ada kongkalikong antara H. Lukman, Bapenda, dan BPN Kota Tasikmalaya,” tegasnya.

Degun mengancam akan mengerahkan massa besar-besaran untuk menyegel perumahan jika mediasi gagal.

“Jangan salahkan saya ketika massa sudah saya turunkan menimbulkan kekisruhan. Jangan mentang-mentang berkuasa karena banyak uang. Kedaulatan ada di tangan rakyat!” serunya.

Ketua Umum FORDEM, H. Ade Irawan, memberikan ultimatum. Jika pertemuan selanjutnya masih tidak ada titik terang dan pihak H. Lukman tetap memilih jalur hukum, FORDEM siap menghadapinya.

“Kami siap menempuh jalur hukum. Kami tantang mereka!” ujar H. Ade Irawan.

Ia juga meminta DPRD untuk menghadirkan pihak kepolisian, kejaksaan, notaris, serta pihak terkait lainnya pada pertemuan berikutnya.

“Ketika terbukti ada pelanggaran hukum atau tindakan maladministrasi dari OPD, maka APH (Aparat Penegak Hukum) dan Inspektorat harus menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

H. Ade Irawan mengungkapkan bahwa pihak H. Lukman sebelumnya sudah mengakui keberadaan tanah tersebut dan bahkan sudah tiga kali mediasi serta menawar harga tanah, namun kini ingkar.

“Kami tidak akan pernah diam. Istilahnya, ‘Lho jual, gue beli!'” tutup Ade Gunawan.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ketua HIPSI: Soal Dana Rp6,85 M Bank Mandiri: Kembalikan Hak Nasabah!
Tiga Pria Ditangkap Usai Diduga Curi Kulkas Bekas di Lampung Selatan 
Liput Aksi Kasus Dana Talang Rp6,85 M, Wartawan Dilarang Masuk Bank Mandiri Tasikmalaya
Kondisi Sekolah Memprihatinkan, Kades Lewo Baru Minta Pemkab Garut Segera Turun Tangan
Keluhan Pelanggan PDAM Unit Dayu: Air Mampet, Infrastruktur Rusak, Tagihan Dihitung Pukul Rata
Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD
Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG
Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Ketua HIPSI: Soal Dana Rp6,85 M Bank Mandiri: Kembalikan Hak Nasabah!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Tiga Pria Ditangkap Usai Diduga Curi Kulkas Bekas di Lampung Selatan 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Liput Aksi Kasus Dana Talang Rp6,85 M, Wartawan Dilarang Masuk Bank Mandiri Tasikmalaya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Kondisi Sekolah Memprihatinkan, Kades Lewo Baru Minta Pemkab Garut Segera Turun Tangan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Keluhan Pelanggan PDAM Unit Dayu: Air Mampet, Infrastruktur Rusak, Tagihan Dihitung Pukul Rata

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ketua HIPSI: Soal Dana Rp6,85 M Bank Mandiri: Kembalikan Hak Nasabah!

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:49 WIB

Berita terbaru

Tiga Pria Ditangkap Usai Diduga Curi Kulkas Bekas di Lampung Selatan 

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:59 WIB