Biaya Gratis, Yuk Mondok di Ponpes Baitunnajah 

Kamis, 12 September 2024 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, MNP – Ada yang berbeda dari Pondok Pesantren (Ponpes) Baitunnajah yang terletak di Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.

Ya, ponpes yang berada di Kampung Babakan Sukajadi RT 01 RW 13, dekat TPU Cicenang ini akan menggratiskan biaya secara cuma-cuma bagi calon santri/santriwati yang berminat mondok.

Seperti yang diutarakan Ridwan Maulana S selaku Pimpinan Ponpes Baitunnajah kepada wartawan, Kamis 12 September 2024.

Ridwan Maulana S mengatakan, Ponpes Baitunnajah kini sedang membuka penerimaan santriwati baru tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Kami tidak pungut biaya apapun, tidak ada iuran atau uang pendaftaran, terlebih dan terkhusus untuk anak yatim dan atau orang miskin yang tidak mampu. insyaAllah ketika saya makan pasti anak-anak yang mondok juga makan,” kata Ridwan Maulana S.

Motivasinya menggratiskan biaya karena Ridwan Maulana S merasakan getirnya saat lagi pesantren di daerah Limbangan. Dirinya merasakan kondisi yang cukup pilu, bahkan pernah mengalami tujuh hari tidak makan karena tidak punya apa-apa.

“Disitu saya punya motivasi bahwa ketika saya mampu dan memiliki Pesantren, akan menggratiskan segala macam biaya, khususnya bagi yatim piatu atau orang miskin, insya Allah jajannya berikut kitabnya saya kasih,” tegasnya.

Saat ini terang Ridwan Maulana S, karena Ponpes Baitunnajah baru dirintis, ada enam santri baru yang mondok/menetap. Sedangkan dari luar masyarakat sudah sampai 17 orang santri.

“Untuk kajian di pesantren ini, kami mengkaji tentang ilmu nahwu shorof, tajwid, fiqih tauhid dan tasawuf. insyaAllah bilamana santri tidak punya kitabnya, saya yang menyediakan secara pribadi,” ungkapnya.

Saat ini, Ponpes Baitunnajah baru memiliki dua lokal pondok dan satu Madrasah dengan konsep salafi tanpa adanya Yayasan dengan pembiayaan dari saku pribadi tanpa ada bantuan agnia ataupun pihak luar.

Tapi, Ponpes Baitunnajah tidak menolak Rizki bagi para Budiman, Agnia ataupun hamba Allah jika berniat memberikan sodakoh melalui Dana di nomor 087836419799. Linkaja: 087836419799, Bank BRI: 429201036286530 a/n Ridwan Maulana S atau Bank BJB: 0121471221100 a/n Ridwan Maulana S.

Pengelola Ponpes Baitunnajah sangat berterimakasih kepada siapapun yang ikhlas mendukung secara moral atau material sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan dan generasi Islam untuk bekal di Akhirat.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kapal Virgo Tenggelam: 11 Warga Garut Selamat, Bupati Abdusy Syakur Bergerak Bantu Penanganan
Siap-Siap Menyambut Kereta Api Lokal Tasikmalaya, KAMMI Dorong Integrasi Transportasi Priangan Timur
Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas
Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah
Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik
Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya
Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut
Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:43 WIB

Kapal Virgo Tenggelam: 11 Warga Garut Selamat, Bupati Abdusy Syakur Bergerak Bantu Penanganan

Senin, 14 September 2026 - 16:26 WIB

Siap-Siap Menyambut Kereta Api Lokal Tasikmalaya, KAMMI Dorong Integrasi Transportasi Priangan Timur

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas

Senin, 14 September 2026 - 12:44 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah

Senin, 14 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik

Berita Terbaru