Memiliki Beragam Keunggulan, Yuk Mondok di Pondok Pesantren Daarussa’adah

Jumat, 18 Oktober 2024 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pondok Pesantren Daarussa’adah yang beralamat di Kp Curughawu RT 05 RW 02 Desa Puspajaya Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat cukup familiar ditelinga masyarakat.

Ponpes tersebut menyelenggarakan Pendidikan Formal PAUD-SD-SMP-SMK dan semua siswanya diwajibkan untuk Mondok. Kini, lembaga pendidikan yang fokus keagamaan ini membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025 – 2026.

KH Yusup Permana Pimpinan Pontren Daarussa’adah mengatakan, untuk SD saat ini jumlah murid 50 siswa masih kerja sama dengan SDN Puspahiang 3. “Tapi Insya Alloh pada tahun ajaran 2025-2026 ini,” kata KH Yusup Permana, Jumat (18/10/2024).

Diketahui, Pesantren Daarussa’adah akan mendirikan “SD TAHFIDZUL QUR’AN”. Adapun kelebihan SD yang dirikan adalah:

1. Unggulannya adalah Tahfidz Al Qur’an minimal Tahun Pertama hafal Juz 30.

2. Ruang Belajar berada dalam komplek Pesantren

3. Siswanya khusus yang bermukim di asrama tidak menerima yang pulang pergi, dikarenakan untuk menjaga pergaulan supaya tidak terkontaminasi dengan pergaulan luar.

4. Asrama dan MCK itu khusus untuk anak² SD tidak di campurkan dengan yang santri besar untuk mencegah terjadinya bullying/perundungan.

5. Setiap Kamar dibimbing oleh Pengasuh.

“Syarat daftar masuk kesini hanya melampirkan Foto Copy KK, Foto Copy KTP, Foto Copy akta kelahiran, Ijazah/Keterangan dari TK PAUD KOBER RA / yang sederajat lainnya,” jelas KH Yusup Permana.

Untuk quota penerimaan siswa baru tahun ini adalah:

1. Santri PAUD 10 orang.

2. Santri SD 20 orang.

3. Santri SMP 32 Orang.

4. Santri SMK 15 Orang.

Pendaftaran: Gelombang pertama di buka mulai hari ini sampai tanggal 24 Desember 2024 dan apabila quota belum terpenuhi maka di buka gelombang ke dua mulai 2 Januari sampai 26 Maret 2026,

“Tapi apabila pada gelombang pertama Quota sudah terpenuhi maka sekaligus pendaftaran kami tutup tidak membuka gelombang kedua,” ucapnya.

Lantaran itu, KH Yusup Permana menginformasikan kepada seluruh saudara saudara kaum muslimin muslimat di mana saja berada yang berminat memasukan anak anaknya di Pondok Pesantren Daarussa’adah, segera untuk mendaftarkan diri sebelum quotanya terpenuhi.

“Terimakasih semoga kita di beri kemudahan dalam segala urusan dan anak anak kita di beri hidayah di jalan yang di ridhoi Alloh SWT. Amiin,” pungkas KH Yusup Permana.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi
Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti
Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi
Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD
Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur
Lantik DAD Kecamatan Se-Bartim, Hengky Tegaskan Kesejajaran Adat, Agama dan Hukum Positif
Soal Izin Bangunan dan Sertifikat Kios di Cibunigeulis, Dinas PUTR Dorong Sidak Gabungan
Keren! Bekas TPS Dadaha Disulap Menjadi Pusat Pembibitan Pohon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:29 WIB

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05 WIB

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43 WIB

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur

Berita Terbaru

Berita terbaru

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Jul 2026 - 16:05 WIB

Berita terbaru

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Jul 2026 - 15:43 WIB