Beredar Video Bangunan Revitalisasi Situ Gede Runtuh, Bung Ujes: Hanya Atap Terbawa Angin 

Kamis, 11 Mei 2023 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Cuaca ekstrim hujan disertai angin kencang mengakibatkan atap bangunan revitalisasi Situ Gede Mangkubumi kota Tasikmalaya beterbangan.

Sontak saja dengan kejadian sekitar pukul 16.00 Wib tersebut mengagetkan wisatawan yang kebetulan berlibur pada Minggu kemarin (07/05/2023).

Tadinya, para pengunjung  sedang santai menikmati keindahan alam wisata Situ Gede, tapi tiba-tiba hujan dengan angin dan petir membuat pengunjung berlarian ke bagian lantai bawah menyelamatkan diri.

“Saat hujan turun disertai angin yang begitu kencang terdengar suara yang sangat keras, sebagian atap berterbangan,” ucap salah seorang pemilik warung makan dilokasi wisata Situ Gede Bungsu, Kamis (11/05).

Dia menjelaskan, angin dari arah tengah Situ Gede menerjang bangunan revitalisasi, untung hanya sebagian atap yang tersapu. Sementara, bangunan konstruksi tidak ada kerusakan.

“Video yang beredar dalam salah satu aplikasi TikTok itu sama sekali tidak benar, hanya bagian atap saja tidak ada kerusakan yang besar,” jelas pemilik warung yang enggan disebutkan namanya ini.

Menurutnya, kemarin itu memang cuaca sangat ekstrim dan angin memang tiap hari besar karena luasnya area Situ Gede dan kejadian juga bukan kali ini saja.

Terpisah, Bidang pengawasan Situ Gede UPTD PSDA Bung Ujes membenarkan, kerusakan atap bangunan hasil revitalisasi karena cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin, hanya sebagian atap bangunan ada yang lepas jadi bukan kegagalan konstruksi.

Bung Ujes menjelaskan, semua orang idak bisa melawan alam, karena bangunan sekokoh apapun kalau cuaca ekstrim seperti kemarin, pasti ada bagian kecil yang rusak.

“Bangunan ini masih dalam masa pemeliharaan kita, jadi tahu mana yang harus diperbaiki. Intinya tidak ada bangunan runtuh seperti yang beredar di Video TikTok, dan pihak UPTD PSDA Ciwulan Cilaki sedang berkoordinasi dengan pihak provinsi Bidang Cantek,” tandasnya. (SN)

Loading

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru