Beredar Kabar Ketum PBNU Disuruh Turun, Septyan Hadinata Ajak Nahdliyin Tetap Tenang

Sabtu, 22 November 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – A’wan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Septyan Hadinata, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dinamika yang terjadi di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Septyan menyoroti serius beredarnya kabar maklumat Syuriyah PBNU yang meminta Ketua Umum PBNU untuk mengundurkan diri.

Dalam keterangannya, Septyan mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada para masyayikh sebagai pemegang otoritas tertinggi di NU.

“Warga NU harus tetap tawadhu’ dan tenang. Apa pun yang terjadi di PBNU, saya yakin itu dimaksudkan untuk menjaga marwah organisasi dan karomah para ulama. NU ini rumah besar yang dijaga doanya para kiai,” ujar Septyan, Minggu ( 22/11/2025)

Ia menegaskan bahwa dinamika internal merupakan hal yang bisa terjadi dalam perjalanan organisasi sebesar NU.

Namun menurutnya, langkah apa pun yang diambil Syuriyah pasti berlandaskan pada pertimbangan moral, keilmuan, dan amanah menjaga kemaslahatan umat.

“Syuriyah tidak mungkin bertindak tanpa pertimbangan matang. Jika ada keputusan atau maklumat, itu pasti untuk kebaikan NU ke depan. Kita harus husnuzan, jangan ikut memperkeruh suasana,” katanya.

Septyan mengingatkan seluruh Nahdliyin agar tidak ikut-ikutan menafsirkan persoalan secara berlebihan, apalagi membawa dinamika organisasi ke ranah politik praktis.

Menurutnya, sejarah NU menunjukkan bahwa goncangan sering terjadi, namun para kiai selalu mampu memulihkannya dengan hikmah.

“NU sudah sering diuji. Dari zaman Hadratussyaikh sampai era sekarang, selalu ada ujian. Tapi satu hal yang membuat NU kuat: ketika ada masalah, warga NU tetap kompak, tetap sowan pada ulama, dan tidak terpecah,” jelasnya.

Ia juga meminta agar media, termasuk media sosial, tidak dijadikan arena saling serang atau memperkeruh dinamika yang sedang ditangani para masyayikh.

Lebih jauh, Septyan menyampaikan keyakinannya bahwa dinamika ini bisa menjadi cara Allah membersihkan NU dari unsur-unsur yang memiliki kepentingan pribadi, ambisi duniawi, atau menjadi benalu organisasi.

“Jika ada orang-orang yang tidak berniat baik, yang menjadi benalu atau fitnah bagi NU, insyaAllah akan tersingkir oleh kehendak Allah melalui tangan para ulama. NU ini tidak bisa dibajak oleh siapa pun. Ada doa Wali, ada penjagaan langit,” ungkapnya.

Menurutnya, NU telah terbukti berkali-kali selamat dari badai karena keberkahan perjuangan para ulama pendiri.

“NU ini berdiri di atas doa. Allah tidak akan biarkan NU jatuh di tangan orang yang salah,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Septyan mengajak seluruh Nahdliyin untuk kembali pada nilai dasar keluarga besar NU: adab, musyawarah, tabayyun, dan tawadhu’ kepada para kiai.

“Kita ini hanya khadim, pembantu perjuangan ulama. Jangan sampai dinamika di atas membuat kita hilang adab. Mari perbanyak istighfar, doa, dan serahkan urusan ini kepada para kiai. Yakinlah, Allah sedang menata NU agar lebih bersih dan kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ketenangan warga adalah kunci agar NU tetap kukuh melewati badai.

Loading

Penulis : Ist

Berita Terkait

Dewan Pers Apresiasi Dialog Terbuka Bersama SWI, Bahas Penguatan Tata Kelola Organisasi Wartawan
BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan
Renovasi Rampung, Ruang Pelayanan Masyarakat Polsek Tawang Kini Lebih Representatif
Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”
Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda
Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Tanahloe
Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit
Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:54 WIB

Dewan Pers Apresiasi Dialog Terbuka Bersama SWI, Bahas Penguatan Tata Kelola Organisasi Wartawan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:32 WIB

BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:23 WIB

Renovasi Rampung, Ruang Pelayanan Masyarakat Polsek Tawang Kini Lebih Representatif

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:52 WIB

Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:16 WIB

Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Sampaikan 5 Tuntutan, BEM PTNU Se-Nusantara Minta DPR RI Tak Pasif Awasi Kejaksaan

Berita terbaru

BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 04:32 WIB