Bentrokan Ormas di Cianjur, Ini Kata Poskab Sapu Jagat Sukabumi

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan layar saat bentrokan

Gambar tangkapan layar saat bentrokan

Sukabumi, MNP – Kesalahpahaman diduga manjadi pemicu bentrokan antar ormas yang terjadi di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Humas Perguruan Poskab Sapu Jagat Pusat (Sukabumi) Iden Doni Purnamawan mengatakan , pihaknya sampai saat ini belum dapat memastikan pokok permasalah hingga terjadinya bentrokan tersebut.

“Kami belum A1, dan saya juga belum bisa berstatment apa-apa terkait permasalahan, karena satu saya nggak ada di lokasi, kedua masih simpang siur, yang jelas itu kesalahpahaman di jalan,” ujar Doni, Jumat (30/8/2024).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, bentrokan itu merupakan buntut dari peristiwa penyerangan yang terjadi sebelumnya terhadap anggota Sapu Jagat Cianjur.

“Itu sebenarnya buntut dari kejadian yang kemarin (29/8/2024), malamnya itu saya dengar kabar, cuman nggak satu ya (informasi) masih simpang siur soalnya suasananya juga masih genting jadi duduk permasalahannya itu nggak tahu,” terang Doni.

“Cuman yang saya denger itu kesalahpahaman saja di jalan terus ada penantangan juga, cuman entah pihak mana yang nantang yang jelas malam tadi itu ada penyerangan dari pihak PP ke Sapu Jagat yang ada di Ciranjang,” jelas dia.

Lebih lanjut, Doni menyebut usai peristiwa di malam hari kemudian ada penyerangan kedua yang mengakibatkan korban berjatuhan di kedua belah pihak.

“Paginya datang lagi serangan kedua terus ada pemukulan juga terhadap ikhwan Sapu Jagat, ya mungkin namanya di lapangan kan ada grup segala macem sudah komunikasi adalah bentrokan di Cipeuyeum, bahkan ada beberapa korban dari pihak sana dan sini juga,” kata dia.

Pihaknya mengaku memiliki hubungan baik antara Sapu Jagat dengan Ormas PP yang sudah terjalin sejak lama.

“Karena yang saya tahu ikhwan sapu jagat itu di PP banyak dan sinergitas kami itu sudah di jalin sejak almarhum dulu (petinggi sapu jagat). Kita itu nggak ada sekat dan bersaudara, nah hari ini terjadi seperti itu (bentrok) entah motivasinya apa atau ada yang mengadu domba atau bagaimana kita belum bisa konfirmasi,” ucapnya.

Adapun situasi terkini, Doni menyebut pihak kepolisian masih berjaga di tempat-tempat yang dianggap rawan dan saat ini pihaknya masih menahan diri dan berjaga-jaga.

“Untuk situasi terkini aparat penegak hukum masih berjaga di tempat tempat rawan, kita menahan diri dan kita di sapu jagat sudah berkumpul hanya untuk siaga saja dan jaga-jaga ditakutkan ada hal yang tidak diinginkan,” ujar dia.

Kendati demikian, selaku Humas Perguruan Poskab Sapu Jagat Pusat (Sukabumi), Doni mengimbau kepada kedua belah pihak untuk menahan diri dan menyerahkan semua persoalan kepada aparat kepolisian.

“Intinya gini kami mewakili perguruan Poskab Sapu Jagat mengimbau untuk semua pihak menahan diri dan percayakan semua penanganan ke aparat kepolisian, saya yakin pihak kepolisian akan profesional dan proporsional jangan sampai kita terprovokasi,” imbaunya.

Hingga berita ini ditayangkan belum mendapat rilis resmi dari kepolisian terkait peristiwa sebenarnya di lapangan.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Sumber Berita : Sukabumiupdate

Berita Terkait

Cepy Avey Perbanyak Jam Terbang, Dorong Lahirnya Pilot Tandem Putra Daerah di Pasirgowong
DPD BBC Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat kepada Pengurus Karang Taruna Kecamatan Mangkubumi
Diikuti 37 Peserta, Ajang Kebaya dan Batik Tasik Jadi Benteng Regenerasi Budaya
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Margaluyu Garut Gelar Tausiyah di Masjid Al-Barokah
Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja
Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara
H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama
Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:08 WIB

Cepy Avey Perbanyak Jam Terbang, Dorong Lahirnya Pilot Tandem Putra Daerah di Pasirgowong

Minggu, 20 September 2026 - 19:19 WIB

DPD BBC Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat kepada Pengurus Karang Taruna Kecamatan Mangkubumi

Minggu, 20 September 2026 - 19:13 WIB

Diikuti 37 Peserta, Ajang Kebaya dan Batik Tasik Jadi Benteng Regenerasi Budaya

Minggu, 20 September 2026 - 14:19 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Margaluyu Garut Gelar Tausiyah di Masjid Al-Barokah

Sabtu, 19 September 2026 - 16:27 WIB

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Berita Terbaru