Banjir Rutin Desa Tanjungsari, BBWS Diminta Revitalisasi Sepadan Sungai Citanduy-Cikidang

Rabu, 26 Oktober 2022 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya mengakibatkan Desa Tanjungsari kecamatan Sukaresik diterjang banjir, karena meluapnya sungai Cikidang dan Citanduy

Banjir rutin tahunan yang melanda Desa Tanjungsari tersebut merendam dua kedusunan, yaitu dusun Hegarsari dan Dusun Bojongsoban dengan ketinggian rata-rata mencapai 40-60 cm, bahkan ada yang sampai mencapai 1,5 meter.

Menurut Amas kepala desa Tanjungsari menyampaikan, banjir rutin tersebut terjadi hampir setiap tahun, meluapnya sungai Citanduy dan sungai Cikidang ini dampak dari lalainya BBWS dalam merevitalisasi sepadan sungai.

“Jika hal tersebut dilakukan tentunya banjir rutin ini tidak akan terjadi. Saya berharap BBWS responsif akan hal ini, karena jika terus dibiarkan tentunya ini akan terus terjadi dan masyarakat. Apalagi para petani harus mengalami kerugian dari musibah banjir ini,” ucapnya.

Kata Amas, banjir yang merendam dua kedusunan ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan berdampak pada sektor pertanian dan perikanan, dimana para petani mengalami gagal panen karena padi yang akan dipanen saat ini terendam oleh banjir, dan kolam ikan warga pun ikannya terbawa arus banjir.

“Untuk kerugian materil sampai saat ini belum bisa diperkirakan, karena masih dihitung. Adapun dari kejadian musibah banjir ini sebanyak ±250 KK terendam banjir,” tandasnya. (Wk).

Loading

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru