Bahas Masalah Lingkungan, Komisi 3 DPRD Wajo Kunker ke DLHK Provinsi Sulsel

Sabtu, 1 Juni 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, MNP – Komisi 3 DPRD Wajo melakukan kunjungan kerja di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat, 31 Mei 2024.

Rombongan komisi III diterima langsung Sekretaris DLHK Sulsel, Erwin Werianto. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah langkah konkret dibahas untuk menangani permasalahan lingkungan yang terjadi di daerah Wajo.

Salah satu langkah yang diambil oleh DLHK Sulsel adalah melaksanakan penghijauan di daerah hulu, terutama di lahan-lahan kritis yang ada di Wajo.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah banjir dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan lebih lanjut.

“Kami segera mengadakan program penghijauan di daerah hulu untuk semua lahan kritis, termasuk yang berada di Wajo,” kata Erwin.

Dalam rapat tersebut, dirinya menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Wajo terkait masalah lingkungan dan lahan yang terkena dampak banjir.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan Pemda Wajo untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan dan lahan yang terdampak banjir di daerah tersebut,” ujar Erwin.

Pada kunker tersebut, Komisi III juga mengajukan permohonan bibit untuk lahan kritis se-Sulawesi Selatan.

Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penghijauan dan rehabilitasi lahan-lahan yang telah mengalami degradasi.

Dalam kesempatan yang sama, Komisi III juga meminta DLHK Sulsel untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat guna memperoleh data terkait tambang-tambang ilegal yang beroperasi di Wajo.

Penertiban tambang liar ini menjadi fokus penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

Rapat yang berlangsung hangat menegaskan komitmen DPRD Wajo dalam menangani isu-isu lingkungan yang mendesak dan berupaya menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk masyarakat dan lingkungan di Sulawesi Selatan.

Dengan berbagai langkah yang telah direncanakan, diharapkan permasalahan banjir dan tambang liar di Wajo dapat segera teratasi.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kota Bandung Sabet Gelar Juara Futsal Putri Kejurda Piala Ketua DPRD Jabar 2026
Dewan Adat Dayak Barito Timur Bagikan Masker Cegah Dampak Kabut Asap
Peresmian Jembatan Gantung Cubancer, Dorong Produktivitas Petani Pakpak Bharat 
28 Warga Miskin di Teluk Sungkai Kehilangan PKH, Diduga Terindikasi Judol
Progres Positif Penanganan ATS: 2.764 Anak di Kota Tasikmalaya Kembali Sekolah
Terobosan SDN 2 Awipari: Berdayakan Guru PAI Lokal Jadi Penceramah Maulid Nabi
Bocornya Potensi PAD: Komisi III DPRD Sentil Karut-Marut Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya
Dari Rontgen Hingga CKG, Ratusan WBP Rutan Pemalang Antusias Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 01:18 WIB

Kota Bandung Sabet Gelar Juara Futsal Putri Kejurda Piala Ketua DPRD Jabar 2026

Rabu, 2 September 2026 - 01:17 WIB

Dewan Adat Dayak Barito Timur Bagikan Masker Cegah Dampak Kabut Asap

Selasa, 1 September 2026 - 22:14 WIB

Peresmian Jembatan Gantung Cubancer, Dorong Produktivitas Petani Pakpak Bharat 

Selasa, 1 September 2026 - 20:14 WIB

28 Warga Miskin di Teluk Sungkai Kehilangan PKH, Diduga Terindikasi Judol

Selasa, 1 September 2026 - 19:27 WIB

Progres Positif Penanganan ATS: 2.764 Anak di Kota Tasikmalaya Kembali Sekolah

Berita Terbaru