APDESI Garut Ikut Seruan Nasional, Tuntut Prabowo Cabut Regulasi yang Dinilai Rugikan Dana Desa

Senin, 8 Desember 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Ikut seruan aksi dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP APDESI), yang akan menggelar aksi unjuk rasa damai di Jakarta.

Terpantau oleh media sejak senin dini hari, para kepala Desa bersama perangkat Desa se-kabupaten Garut bertolak berangkat ke Jakarta.

Sebelumnya DPP APDESi mengeluarkan seruan aksi damai besar-besaran, yang rencananya akan digelar di depan Istana Negara dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Aksi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, ini menargetkan kehadiran 50.000 peserta dari seluruh Indonesia.

​Dalam surat edaran resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP APDESI, H. Surtawijaya, dan Sekretaris Jenderal Sumali, aksi ini mengusung tema “Menggugah Hati Bapak Presiden Prabowo Subianto”.

Aksi ini dipicu oleh terbitnya sejumlah regulasi yang dinilai sangat merugikan pemerintah desa.

​​DPP APDESI menyuarakan tiga tuntutan krusial atau substansi aksi yang akan disampaikan langsung kepada Presiden RI:

​Pencabutan PMK Nomor 81 Tahun 2025: APDESI mendesak Presiden mencabut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) ini yang mengubah PMK Nomor 108 Tahun 2024.

Aturan ini dinilai merugikan Desa di seluruh Indonesia, karena menyebabkan tidak cairnya Dana Desa Tahap II (Non Earmark).

​Pencabutan PMK Nomor 49 Tahun 2025:
APDESI meminta Presiden mencabut, atau tidak menerbitkan aturan (melalui Permendes atau lainnya), yang mencabut kewenangan pemerintahan Desa, dalam tata kelola keuangan, yang seharusnya diputuskan melalui Musyawarah Desa.
​
Asep Suryana SH ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Kecamatan Wanaraja, saat di temui di sela sela keberangkatan mengatakan.

“kami berangkat ke Jakarta untuk aksi, dari Garut di pastikan para kepala Desa dan Perangkat Desa, perwakilan dari 42 Kecamatan se-kabupaten Garut, berangkat ke Jakarta menyampaikan Aspirasi Pemerintah Desa.

Terpisah, Dedi Suryadi Ketua DPK APDESI Kecamatan Karangpawitan, saat di hubungi media melalui Aplikasi Percakapan, dari karangpawitan berangkat, “ieu nuju di bis di perjalanan (Sekarang sedang di Bis di perjalanan).

Kendati Para Kepala Desa dan Perangkat Desa sekabupaten Garut menggelar aksi unjuk rasa di jakarta, para kepala Desa memastikan Pelayanan Publik di Desa tetap berjalan dan tidak mengganggu pelayanan publik di Kantor Desa.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tekan Antrean Operasi Katarak, Primaya Hospital Group Kolaborasi Buka Baksos Operasi Gratis di RSUD Pasar Minggu
Kepedulian Sosial, CV Assalam Family Menyasar Lansia, Guru Ngaji hingga Anak Yatim di Bantarsari
CV Armey Jaya Mandiri Turun Tangan, Kakek 74 Tahun di Tawang Kini Punya Harapan Rumah Layak
Pura-Pura Pesan Ojol, Pria di Natar Dibekuk Polisi Usai Bawa Kabur Motor Maxim
Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum
Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:11 WIB

Tekan Antrean Operasi Katarak, Primaya Hospital Group Kolaborasi Buka Baksos Operasi Gratis di RSUD Pasar Minggu

Minggu, 1 November 2026 - 14:34 WIB

Kepedulian Sosial, CV Assalam Family Menyasar Lansia, Guru Ngaji hingga Anak Yatim di Bantarsari

Minggu, 1 November 2026 - 10:00 WIB

CV Armey Jaya Mandiri Turun Tangan, Kakek 74 Tahun di Tawang Kini Punya Harapan Rumah Layak

Minggu, 1 November 2026 - 09:48 WIB

Pura-Pura Pesan Ojol, Pria di Natar Dibekuk Polisi Usai Bawa Kabur Motor Maxim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum

Berita Terbaru