CV Armey Jaya Mandiri Turun Tangan, Kakek 74 Tahun di Tawang Kini Punya Harapan Rumah Layak

Minggu, 1 November 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah keterbatasan hidup Nana Kustama yang tinggal di gubuk kecil bersama cucunya berkebutuhan khusus, kepedulian pihak swasta hadir melalui bantuan material pembangunan rumah.

Di tengah keterbatasan hidup Nana Kustama yang tinggal di gubuk kecil bersama cucunya berkebutuhan khusus, kepedulian pihak swasta hadir melalui bantuan material pembangunan rumah.

TASIKMALAYA, MNP – Kepedulian sosial tidak cukup berhenti pada rasa iba. Ia membutuhkan tindakan nyata, terutama ketika berhadapan dengan warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak.

Hal itulah yang ditunjukkan CV Armey Jaya Mandiri dengan menyalurkan bantuan material pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Nana Kustama (74), warga Kampung Sindanghayu (Paledang), RT 003 RW 005, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/10/2026).

Nana diketahui selama ini menempati sebuah gubuk kecil bersama cucunya yang berkebutuhan khusus.

Kondisi tempat tinggal tersebut mengundang keprihatinan dan mendorong pimpinan CV Armey Jaya Mandiri, Syekh Armin Ujung, S.H., M.H., untuk mengambil langkah konkret dengan memberikan bantuan material pembangunan rumah.

Bantuan tersebut diserahkan melalui dua staf administrasi perusahaan, Rizki Muhamad Sidia dan Zaiman Marbun, sekaligus dirangkaikan dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah.

Adapun material yang disalurkan meliputi satu dump truck batu, satu dump truck pasir, 20 sak semen, serta tujuh kubik bata ringan (hebel).

Bantuan ini diharapkan menjadi modal awal bagi pembangunan hunian yang lebih layak dan aman bagi Nana beserta cucunya.

Staf Administrasi CV Armey Jaya Mandiri, Rizki Muhamad Sidia, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan instruksi langsung pimpinan perusahaan setelah mengetahui kondisi kehidupan Nana.

“Untuk bantuan ini kami diutus langsung oleh Pak Ketua Umum. Kebetulan Ketua Umum menemukan bapak ini yang tinggal di rumah kecil dekat makam. Karena merasa prihatin, beliau langsung memerintahkan kami untuk memberikan bantuan material,” ungkap Rizki.

Ia menjelaskan, jumlah material yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan berdasarkan hasil pengukuran di lapangan.

Terkait kemungkinan keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan dukungan pembiayaan pembangunan, pihak perusahaan menyatakan terbuka dan tidak mempermasalahkan apabila ada pihak lain yang turut membantu.

“Yang penting barang sudah sampai, silakan saja diatur. Semoga berkah dan bermanfaat untuk bapak, sehingga rumahnya bisa ditempati dengan lebih layak,” tegasnya.

Adapun kemungkinan bantuan lanjutan dari perusahaan, menurut Rizki, masih menunggu arahan pimpinan.

Bagi Nana, bantuan tersebut bukan sekadar material bangunan. Di tengah keterbatasan yang dihadapinya, bantuan itu menjadi harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih manusiawi.

Dengan penuh rasa syukur, Nana menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan.

“Alhamdulillah, terima kasih. Semoga Allah SWT menggantinya dengan berlipat-lipat ganda,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Tawang, Boedi Santosa, yang hadir bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Kahuripan, Ruswan Fladimer Sialana, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi membantu pembangunan rumah tersebut.

Atas nama Pemerintah Kecamatan Tawang, Boedi menyampaikan penghargaan kepada para donatur, khususnya CV Armey Jaya Mandiri, yang telah mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Saya atas nama Kecamatan Tawang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, agnia dan donatur yang ikut berpartisipasi, wabilkhusus CV Armey Jaya Mandiri yang baru saja memberikan bantuan material dan barusan juga meletakkan batu pertama,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan CV Armey Jaya Mandiri menjadi salah satu contoh kontribusi sektor swasta dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat.

Namun, persoalan rumah tidak layak huni tidak semestinya hanya bergantung pada inisiatif perorangan maupun perusahaan.

Diperlukan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat agar warga yang hidup dalam kondisi rentan memperoleh perhatian dan penanganan yang semestinya.

Terlebih, kondisi Nana yang telah berusia 74 tahun dan hidup bersama cucu berkebutuhan khusus menjadi pengingat bahwa persoalan hunian bukan semata-mata tentang bangunan fisik, melainkan juga menyangkut perlindungan, keselamatan, dan kelayakan hidup.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pura-Pura Pesan Ojol, Pria di Natar Dibekuk Polisi Usai Bawa Kabur Motor Maxim
Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum
Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:00 WIB

CV Armey Jaya Mandiri Turun Tangan, Kakek 74 Tahun di Tawang Kini Punya Harapan Rumah Layak

Minggu, 1 November 2026 - 09:48 WIB

Pura-Pura Pesan Ojol, Pria di Natar Dibekuk Polisi Usai Bawa Kabur Motor Maxim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan

Berita Terbaru