Apa Itu Situs Mejan di Pakpak Bharat? Tim Peneliti UGM Yogyakarta Laporkan Hasil Diseminasi

Senin, 18 Desember 2023 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Tim Peneliti Cagar Budaya dari Fakultas Ilmu Kebudayaan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta melaksanakan Diseminasi Hasil Laporan Akhir bagi seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat, Salak.

Ketua Tim Peneliti, Dr. Mimi Savitri, MM mengurai tujuan, proses, hasil penelitian Objek Mejan yang ada di beberapa kampung di Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (18/12/2023).

Mimi Savitri menyebut, pentingnya mengetahui kehidupan masa lampau, arti penting dari mejan di tiap kampung yang ada, bagaimana masyarakat memaknai mejan.

Selain itu, bagaimana merefleksikan kehidupan masa depan, serta bagaimana mejan ini dianggap sebagai sebuah kebanggaan dan identitas oleh masyarakat Pakpak.

“Maka hasil penelitian ini kami sajikan untuk memotivasi kita pada masa yang akan datang,” jelas Mimi Savitri.

Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd MM mewakili Bupati menyampaikn apresiasi dan terimakasih bagi Tim Peneliti UGM ini, yang dipandang sebagai sebuah upaya besar dalam pelestarian cagar budaya Pakpak.

“Terimakasih sudah mau mengabdikan diri di Kabupaten Pakpak Bharat, meskipun dalam waktu singkat, namun upaya dan dedikasinya, naik turun gunung guna penelitian ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua, bagi Kabupaten Pakpak Bharat,” ucap Jalan Berutu.

Menurutnya, desiminasi penelitian ini sangatlah penting, sehingga perlu menghadirkan semuanya, Organisasi Perangkat Daerah, tokoh masyarakat, forum anak dan lainnya.

“Guna bisa kita rumuskan apa yang akan kita lakukan sebenarnya tentang mejan ini, termasuk upaya dan metode perawatan yang tepat, serta nilai ekonomi yang mungkin bisa kita dapatkan,” ungkapnya.

Mejan bagi masyarakat Pakpak dipandang sebagai sebuah nilai yang sangat tinggi, sakral dan memiliki peran penting dalam kultur dan sejarah Pakpak. Keberadaannya juga erat kaitannya dengan para raja dan pemangku ulayat di tanah Pakpak.

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sendiri memberi perhatian besar bagi keberadaan situs dan objek budaya ini.

Salah satunya dengan mendaftarkan objek mejan sebagai warisan budaya Pakpak, melakukan penelitian serta banyak upaya lainnya.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Rangkaian Kunker, Kapolda Jabar Ziarah ke Makam Sunan Godog Garut, Santuni Warga Sekitar
Gabungkan Kreasi Seni dan Pengajian, SMKS Bakti Kusumah – Ponpes Al-Muawanah Peringati Maulid Nabi
Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang
Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru
Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi
19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 
Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027
DPRD Bartim Gelar Rapat Paripurna, Pemkab Sampaikan Penjelasan Raperda Pendapatan Daerah 2027

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Rangkaian Kunker, Kapolda Jabar Ziarah ke Makam Sunan Godog Garut, Santuni Warga Sekitar

Sabtu, 12 September 2026 - 10:02 WIB

Gabungkan Kreasi Seni dan Pengajian, SMKS Bakti Kusumah – Ponpes Al-Muawanah Peringati Maulid Nabi

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WIB

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 September 2026 - 17:32 WIB

Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru

Jumat, 11 September 2026 - 15:27 WIB

Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi

Berita Terbaru

Barito Timur

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:09 WIB