Diduga Bunuh Diri, Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia Terlindas Kereta Api di Garut

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia setelah terlindas Kereta Api Serayu 288 jurusan Pasar Senen–Purwokerto di perlintasan rel kereta api KM 201, Desa Karangmulya, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Senin dini hari (18/5/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.

Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, S.Pd., M.Si., mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dan langsung mendatangi lokasi bersama piket fungsi Polsek Kadungora untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, mendata para saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Garut. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke RSU dr. Slamet Garut untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi Ahmad Sahrul Ramdani (33), penjaga palang pintu rel kereta api, awalnya ia melihat seorang laki-laki berjalan di sekitar perlintasan rel dari arah barat menuju timur.

Selain Ahmad Sahrul Ramdani, polisi juga meminta keterangan saksi lainnya, yakni Ricko Satria Mauludin (20), seorang petugas keamanan Stasiun Leles.

Kapolsek menyebut, saksi sempat berteriak memperingatkan korban agar menjauh dari rel karena Kereta Api Serayu jurusan Pasar Senen–Purwokerto akan melintas. Namun korban tidak menghiraukan peringatan tersebut.

“Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya diduga sengaja melakukan aksi bunuh diri dengan cara meniarapkan tubuhnya di atas rel saat kereta api melintas,” ujar Kapolsek.

Menurut keterangan saksi, pria tersebut justru berdiri di tengah rel sambil meregangkan kedua tangannya. Saat kereta semakin dekat, korban kemudian langsung tengkurap di atas rel hingga akhirnya terlindas kereta api.

“Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia di lokasi dengan kondisi tubuh mengenaskan. Bagian kaki terpisah dari badan dan kepala korban mengalami pecah, Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan serta berupaya mengungkap identitas korban,” tambah Kapolsek.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Buka TMMD ke-130, Ratusan TNI Dikerahkan Buka Akses Jalan Desa Sibongkaras
Tembus Luwu Timur, Pemkab Enrekang Teken Kerjasama Strategis Pasokan Pangan di PT Vale Sorowako
Tegas! Bupati Yusuf Ritangnga sebut Pancasila Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Perekat Bangsa
Coreng Pelayanan Perbankan? Oknum Kaunit BRI Unsil Tasikmalaya Diduga Merendahkan Nasabah
Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi
Modal Jaket Ojol dan 11 Kunci Pintu, Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dicokok Polres Garut
Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026
Laris Manis Diserap Mitra, Produksi Telur Ayam Lapas Kendal Bakal Diekspansi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Bupati Pakpak Bharat Buka TMMD ke-130, Ratusan TNI Dikerahkan Buka Akses Jalan Desa Sibongkaras

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Tembus Luwu Timur, Pemkab Enrekang Teken Kerjasama Strategis Pasokan Pangan di PT Vale Sorowako

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Tegas! Bupati Yusuf Ritangnga sebut Pancasila Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Perekat Bangsa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Coreng Pelayanan Perbankan? Oknum Kaunit BRI Unsil Tasikmalaya Diduga Merendahkan Nasabah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi

Berita Terbaru