Aktivitas Truk Batubara PT Bara Prima Pertama Ganggu Warga Desa Sekitar 

Selasa, 5 Desember 2023 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabbar, MNP – PT Bara Prima Pertama (PT BPP) yang bergerak di bidang pertambangan batu bara berlokasi di Desa Batu Ampar dan Kelurahan Selensen, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau jadi sorotan.

Diketahui, PT BPP setiap harinya melakukan pengangkutan batubara dengan jumlah besar, ditaksir hingga mencapai ribuan ton.

Melimpah ruahnya hasil penambangan berlian hitam milik PT BPP tersebut diangkut dengan menggunakan puluhan tronton berbagai merk, dari lubang tambang menuju dermaga miliknya yang terletak di Provinsi tetangga. Tepatnya di Desa Pematang Tembesu, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

Ramainya truk angkutan batu bara jenis Tronton bernomor polisi berbagai macam ini, yang menggunakan jalan Lintas Timur beroperasi dari pagi hingga malam membuat gerah sebagian masyarakat di Kecamatan Batang Asam dan di Desa Pematang Tembesu.

Warga ini mengaku meskipun jalan aspal akan tetapi juga menimbulkan debu. Terlebih mengkhawatirkan bagi warga Truk Pengangkut Batu Bara sering didapati saat melintas permukiman di sepanjang jalan lintas timur ini tidak menutup terpal dengan rapat.

Bahkan ada yang menggunakan terpal penutup sudah rusak dan akibatnya batu bara yang dibawa sedikit tercecer sepanjang jalan dan debunya berterbangan.

“Sering kami lihat terpal mobil tu dak rapat dan banyak juga yang mengunakan terpal rusak. Akibatnya debu batu bara ini berterbangan,” ujar mak-mak berinisial T ini ke awak media pada beberapa waktu lalu (1/12/2023).

Saat dikonfirmasi salah seorang pekerja kantor PT BPP mengaku tidak mengetahui bos pengurus angkutan batu bara PT BPP

“Disini (Kantor-red) hanya bagian mencatat dan memberikan surat jalan supir angkutan batu bara,” ucap perempuan bagian admin kantor PT BPP ini saat ditemui dikantornya beberapa waktu lalu, (2/12/2023).

Ketika ditanya siapa bosnya, perempuan ini menyebut bosnya tinggal di Jakarta

“Untuk pengurus di tambang saya tidak tahu, dan selama ini hubungan kerja saya langsung dengan bos di Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu, aturan yang dibuat Gubernur Jambi melalui Surat Edaran nya tidak bisa di patuhi perusahaan tersebut. Dan pihak Dishub Provinsi Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat pun pejam mata atas hal tersebut.

Surat Edaran Gubernur Jambi no 1448/SE/DISHUB-3.1/XII/2021 ditandatangani Gubernur Jambi H.Alharis pada tanggal 7 Desember 2021. Berisi poin-poin yang mengatur ketertiban pengusaha tambang dalam melakukan pengangkutan batubara

Beberapa poin yang dimuat dan diatur dalam surat edaran tersebut diantaranya:

Jenis kendaraan yang diizinkan adalah kendaraan dengan 2 sumbu seperti truck PS, Colt Diesel dengan total muatan 8 ton berat kendaraan 4 ton jumlah 12 ton.

Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor: SE.1165/DISHUB -3.1/V/2022 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Batu Bara di Provinsi Jambi.

Disurat Edaran Gubernur Jambi ini terdapat poin yang menegaskan Mutasi Kendaraan Badan usaha pemegang IUP dan pengusaha angkutan/transportir yang memiliki kendaraan yang ber TNKB luar wilayah Provinsi Jambi wajib untuk dimutasikan ke wilayah Provinsi Jambi sebagaimana tertuang dalam peraturan Gubernur Jambi Nomor 16 tahun 2012 pasal 4 ayat 9.

Selain itu disurat Edaran Gubernur Jambi ini juga mengatur Jam Operasional.

Badan Usaha pemegang IUP OP, PKP2B, IPP dan IUJP komoditas batu bara wajib untuk tidak mengoperasikan kendaraan angkutan batu bara keluar dari lokasi tambang atau berada di jalan umum sebelum pukul 18.00 WIB.

Selanjutnya pihak-pihak yang melanggar akan di Sanksi seperti yang ditegaskan dalam Surat Edaran Gubernur Jambi ini

Sanksi, badan usaha pemegang IUP OP, PKP2B dan IUJP wajib untuk mematuhi Surat Edaran Gubernur ini dan jika terjadi pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Disisi berbeda, dibeberapa bulan yang lalu hal jalan nasional yang digunakan truk angkutan batu bara menjadi perhatian khusus dari anggota DPR RI dan Presiden Joko Widodo.

Anggota Komisi V DPR RI Sudewo meminta Pemerintah untuk membangun jalan khusus yang dapat dilalui oleh angkutan batu bara di Provinsi Jambi.

Sebab menurutnya, melintasnya angkutan batu bara di jalan nasional merupakan pelanggaran hukum. Dikarenakan jalan nasional berfungsi sebagai jalan umum yang digunakan masyarakat.

Oleh karena itu, aparatur penegak hukum dan pemerintahan Provinsi Jambi harus menegakkan aturan.

“Mengacu pada undang-undang lalu lintas (melintasnya angkutan batu bara di jalan nasional) ini merupakan pelanggaran hukum. Tinggal bagaimana aparatur penegak hukum utamanya dari pihak kepolisian, dari pihak kementerian perhubungan, dan kementerian PUPR, termasuk gubernur Provinsi Jambi untuk menegakkan aturan,” ungkap Sudewo seperti dikutip dari laman web resmi DPR RI (19/1) lalu.

Selanjutnya, pada bulan Mei 2023 tepatnya tanggal 16 dalam kunjungan Presiden RI ke Provinsi Jambi menaruh perhatian khusus tentang jalan angkutan batu bara.

Presiden RI Joko Widodo meminta Pemerintah Provinsi Jambi membangun jalan khusus kendaraan Angkutan Batu Bara.

“Saya sudah minta Gubernur Jambi untuk secepatnya membangun jalan khusus, sudah saya perintahkan baik melalui pola investasi atau pola lainnya,” tegas Presiden dikutip dari kompas (16/5/2023).

Masyarakat berharap aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dapat dijalankan oleh semua pihak tidak terkecuali bagi investor atau kalangan elit.

“Semoga aturan dan perundang-undangan dapat ditegakkan tanpa pandang bulu,” harap Mal.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi
Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan
Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat
Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang
Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat
Musim Durian Tiba, Ribuan Butir Ludes Diserbu Pembeli di Lapak Sirandu

Satu tanggapan untuk “Aktivitas Truk Batubara PT Bara Prima Pertama Ganggu Warga Desa Sekitar ”

  1. Oh my goodneѕs! Amazіng article dude! Thank you so much, Howevеr I am going thгough problems witһ your RSS.
    I don’t understand why І am unable to join it. Is there anybody else gettіng identical RSS issues?
    Anybodʏ who knows the solution can you kindly
    respond? Thanx!!

    Check out my ѡeb blog :: trading platform

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:31 WIB

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:44 WIB

Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 19:46 WIB

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:07 WIB

Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WIB

Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Berita Terbaru