Enrekang, MNP – Kontoversi buku biografi Padeli Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang menuai reaksi minor dari berbagai kalangan.
Salah satunya Izwan Ketua Bidang Digitalisasi dan Inovasi Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan.
Dirinya sangat menyayangkan hasil penjelasan Padeli Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang terkait buku biografi yang diperjualbelikan ke desa-desa di Kabupaten Enrekang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berita terkait: Pro-Kontra Buku Biografi Kajari Enrekang Dibandrol Rp 150-200 Ribu, Masyarakat Anggap Tidak Ada Manfaatnya
Padeli menjelaskan kepada Izwan pada hari Rabu 12 Februari 2024 di ruang kerja Kejari Jalan Pancaitana Bungawalie.
Izwan mengungkapkan kepada wartawan bahwa buku biografi Kejari itu jelas-jelas sudah beredar ke para Kades dan OPD yang dibeli dengan harga yang tidak masuk akal.
Ditambah lagi dengan pengakuan Kejari yang tidak tahu menahu soal harga dan patokan harga buku biografinya yang telah diperjualbelikan.
“Kerena harga perbuku itu inisiatif dari penulis menurut pengakuan pak Kejari,” ucap Izwan.
Berita terkait: Baca Teks Arahan Kajari Enrekang? Beredar Video Klarifikasi Sekretaris DPMD
Aktivis HMI tersebut juga mengatakan bahwa sebagai sentral penegakan hukum Kejari Enrekang ini harus dipertanyakan integritas dan profesionalitasnya sebagai kepala tertinggi di Kejaksaan negeri Enrekang.
“Mana mungkin harga buku biografi yang dikeluarkan, pak Kejari tidak di ketahui olehnya, apalagi dia sebagai objek dalam buku itu,” cetusnya.
Izwan menyebut, persoalan ini akan menjadi kerancuan berfikir bahwa jika Kejari memang betul-betul membangun Enrekang dari segi hukum.
“Kenapa tidak membuat buku yang sifatnya teoritis dan ada konsep atau metodologi dalam menegakkan hukum. Tapi, buku tersebut hanya menceritakan pengalamannya saja,” ungkapnya.
Izwan berharap, Kejari Enrekang sebelum meminta penulis untuk menulis biografinya seharusnya di adakan terlebih dahulu penelitian.
“Kami meminta transparansi Kejari soal buku dengan harga yang bervariasi, agar seluruh masyarakat tahu tentang buku yang diperjualbelikan,” tandas Izwan.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan