Tasikmalaya, MNP – Destinasi wisata alam Pemandian Air Panas Citiis dan Camping Ground Bukit Aren di Desa Wisata Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, tetap menjadi magnet bagi wisatawan di tengah momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Sabtu (27/12/2025).
Meski memiliki pesona alam yang asri, akses menuju lokasi kini dikeluhkan karena kondisinya yang memprihatinkan.
Ketua Pengelola Wisata Citiis, Nurdin, mengungkapkan bahwa arus kunjungan pada libur Nataru tahun ini mengalami penurunan signifikan hingga lebih dari 65% dibandingkan tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Faktor utamanya adalah kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer menuju gerbang masuk.
“Sekitar 80% pengunjung mengeluhkan kondisi jalan. Dampaknya kunjungan turun drastis. Selain itu, sarana prasarana di lokasi juga masih perlu penataan lebih lanjut,” ujar Nurdin, Sabtu (27/12).
Saat ini, lokasi tersebut memiliki tiga kolam di area bawah (satu untuk dewasa dan dua untuk anak-anak) serta satu kolam baru di area Bukit Aren.
Pengelola berencana menambah fasilitas kolam di area camping jika ada dukungan anggaran atau bantuan dari pemerintah.
Meski fasilitas terbatas, area camping Bukit Aren tetap diminati oleh komunitas sekolah, universitas, hingga pesantren. Untuk masuk ke lokasi ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp8.000 (di luar biaya parkir).
“Dari tiket tersebut, sebanyak 15% disetorkan ke BUMDes dan Desa. Kami sangat berharap instansi terkait segera merealisasikan perbaikan jalan. Ini bukan hanya akses wisata, tapi juga urat nadi masyarakat umum,” tambah Nurdin sembari memohon maaf kepada pengunjung atas ketidaknyamanan sarana prasarana saat ini.
Keluhan infrastruktur juga datang dari Sadiliharja, pengunjung asal Salopa yang datang bersama keluarganya. Menempuh perjalanan selama dua jam, ia mengaku kagum dengan keaslian air panas Citiis, namun menyayangkan akses jalan yang rusak berat.
“Airnya sangat alami dan asli hangat, anak-anak senang. Tapi kendalanya jalan sekitar 4 kilometer menuju pintu masuk kondisinya seperti sungai yang sedang kering. Kami berharap akses ini segera diperbaiki agar wisata Citiis bisa lebih maju dan berkembang,” ungkap Sadiliharja.
Ia juga memberi masukan agar pengelola tetap menjaga kebersihan kolam dan memastikan warung-warung di sekitar lokasi menempatkan sampah pada tempatnya demi menjaga kenyamanan lingkungan.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









BOLEH MINTA DATA KOMENTAR NYA GK KAK? UNTUK BAHAN PENELITIAN SKRIPSI SAYA TENTANG AKSESIBILITAS CITIIS GALUNGGUNG,JIKA BOLEH BISA KIRIM LEWAT WA 082118638788 ATAU INSTAGRAM SAYA @LATYFFGUNAWANN , TERIMA KASIH
Untuk data komentar terkait Citiis Galunggung, silahkan kunjungi
https://vt.tiktok.com/ZS95DYJM8/