Garut, MNP – Musibah datang kapan saja kepada siapa saja, pribahasa itu tepat untuk warga kampung Babakansalam Rw 13 dan Rw 17 Desa Sukasenang Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut.
Diketahui, beberapa waktu lalu kampung tersebut di terjang air bah dari aliran anak Sungai Ciojar, sehingga menyebabkan beberapa rumah warga di kedua RW tersebut mengalami kerusakan.
Pak Aen salah seorang tokoh masyarakat sekaligus Ketua Rw 17 mengungkapkan, pada hari Rabu malam tanggal 8 Maret 2023 lalu, Kota Garut di guyur hujan lebat sehingga anak sungai yang berada di tengah kampung tidak mampu lagi menampung air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dampaknya, air bah-nya masuk ketiap rumah warga bahkan ada beberapa bangunan pemukiman warga yang mengalami rusak parah, tapi alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” ungkapnya, Selasa (14/03).
Terpisah, Kepala Desa Sukasenang Iwan Ridwan mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi bantuan dari pemerintah daerah melalui Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Garut.
Pemdes Sukasenang lanjut Iwan, hanya menyalurkanya saja dan mungkin siang hari ini bantuan akan segera disalurkan kepada 57 kepala keluarga yang terdampak musibah tersebut.
“Semoga paket bantuan tersebut bisa mengurangi beban warga yang terdampak,” tandas Kades Sukasenang. (Yana).
![]()









Tinggalkan Balasan