Apresiatif, Bidan Yuniar Rita RL Sosok Teladan dan Sigap Membantu Warga  

Kamis, 23 Februari 2023 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Menjadi bidan adalah profesi yang dicitakan Yuniar Rita RL sejak masa dibangku sekolah. Misi mulia menyelamatkan ibu dan anak saat melahirkan menjadi alasannya.

Dalam sebuah ruangan persalinannya, ada keluarga yang menanti kelahiran keluarga barunya. Saat bayi itu lahir terdengar suara tangisan bayi yang menciptakan raut wajah bahagia dari keluarga yang melahirkan.

Mereka terharu dan bersyukur sekali atas kelahiran bayi itu dan seorang bidan ikut merasa bahagia sembari sibuk mengurus bayi, badannya kecil, kulit putih sedikit kemerahan.

Dan seorang ibu yang terbaring kaku karena selesai melahirkan anaknya itu merasa senang dan bahagia apa yang ditunggu tunggu telah tiba.

Yuniar Rita RL mengaku sangat bersyukur dan terharu ketika berhasil membantu ibu – ibu yang sudah selesai melahirkan. Suara teriakan bayi itu seolah telah memberikan semangat untuk terus berjuang membantu mereka yang membutuhkan bantuan bidan, apalagi sampai melihat anak itu tumbuh dengan sehat.

“Semasa dulu di waktu sekolah saya didorong orang tua supaya menjadi orang yang berbakti kepada orang tua dan bermanfaat bagi bangsa dan Negara. Lalu saya memilih ingin menjadi seorang bidan dan saya dikuliahkan orang tua dibagian kesehatan,” ujar Yuniar Rita RL, Kamis (23/02).

Diketahui, Bidan Yuniar Rita RL melayani persalinan 24 jam. Selain dari Puskemas rawat inap Rajabasa, dirinya membuka praktek persalinan dikediamannya beralamat Desa Kota Guring Kecamatan Rajasabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Sosok bidan Yuniar Rita RL bagi warga Kecamatan Rajabasa dan Kalianda mungkin tak asing lagi bahwa beliau adalah bidan yang sangat baik dan teladan hingga tak mengenal lelah dalam menjalankan profesinya sangat betul – betul membantu masyarakat sekitar.

Salah seorang pasien menyebut, sosok seperti Bidan Yuniar Rita RL sangat dibutuhkan warga, karena dirinya sering minta bantu berobat ditengah malam karena keluargaku ada yang sakit.

“Alhamdulilah Bu Bidan tidak pernah membantah, bahkan cepat bergegas menangani keluarga saya yang butuh pertolongan itu,” ungkap salah satu Pasien warga Desa Jondong yang enggan sebutkan namanya itu.

Selain itu, Bidan Yuniar Rita RL baru kemarin bantu istrinya melahirkan, orangnya sangat ramah, sabar bahkan menyangi pasien seperti keluarganya sendiri.

“Untuk saya sangat berterima kasih kepada bidan Yuniar Rita dan rekan kerjanya Tia yang sudah membantu kelahiran anak kami yang ketiga,” ungkap keluarga pasien

Sepengetahuannya, bidan Yuniar Rita RL sosok yang sering dicari masyarakat saat menghadapi masalah kesehatan. Bukan hanya urusan persalinan saja, tetapi kerap menangani berbagai keluhan penyakit dari masyarakat, sehingga tugasnya tak jauh beda seperti dokter.

“Inilah salah satu makhluk tuhan yang memberikan rasa simpati terhadap sekelilingnya yang membutuhkan pertolongan,” tutupnya warga/Keluarga Pasien. (Jaja).

Loading

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB