Tanggap Bencana, RT dan RW di Kelurahan Sukajaya Ikuti Pelatihan 

Kamis, 9 Juni 2022 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Sejumlah RT dan RW di kelurahan Sukajaya kecamatan Bungursari kota Tasikmalaya ikuti Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat berupa Pelatihan Kesiapan Masyarakat Dalam Rangka Menghadapi Bencana Longsor.

Ditemui usai acara, Camat Bungursari Sodik Sunandi S.IP M.Si berharap ada output dari kegiatan ini yaitu bisa segera dibentuk tim kesiapsiagaan di kelurahan Sukajaya.

“Dalam rangka menghadapi atau antisipasi terjadinya bencana longsor di keluran Sukajaya,” ungkap Camat Bungursari, Kamis (08/06/2022).

Sodik menyebut, dengan dibentuknya tim kesiapsiagaan bencana bisa secara bersama sama meminimalisir atau antisipasi sebagai upaya preventif tanggap bencana.

“Contoh kecil saja, jika selokan banyak sampah, mari bersama sama dibersihkan, jadi ketika hujan lebat, air akan mengalir dengan lancar. Itu antisipasi luapan air yang sebabkan banjir,” tegas Sodik.

Ditempat sama, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tasikmalaya Indra Risdianto mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pembentukan kelurahan tanggap bencana yang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kebetulan kita sedang menyusun kajian resiko bencana diantaranya kecamatan Tamansari, Kawalu dan Bungursari, itu termasuk banyak kasus cukup tinggi. Ada puting beliung, longsor dan gempa,” jelas Indra.

Ia menjelaskan, bencana itu ada tiga kategori yakni bencana alam, non alam dan yang disebabkan oleh manusia. Adapun, bantuan yang diberikan BPBD terhadap korban bencana berupa kebutuhan dasar

“Itu setelah asesment dan berdasarkan laporan tim BPBD di lapangan, lalu kerugian dari bencana tersebut diajukan ke Pemkot. Jika ada bencana, bisa hubunhi ada call center BPBD di nomor 081121011113,” ungkap Indra.

“Kami harap, pelatihan yang sudah disampaikan ke para RT dan RW di kelurahan Sukajaya bisa diimplementaskan dengan baik dan menjadi bekal untuk antisipasi bencana,” tutupnya. (02).

Loading

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru