KUALA CENAKU, MNP – Pelaksanaan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 pada tanaman jagung pipil dilaksanakan di lahan ketahanan pangan Dusun Tasik Rumbia I, Desa Sukajadi, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan lahan ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendorong penguatan sektor pertanian dan ketersediaan pangan di tingkat desa.
Panen dilakukan pada lahan seluas 0,5 hektare milik kelompok tani Tunas Harapan, dengan koordinator Kerto Simanjuntak dan petani Subari. Lahan tersebut berada di Desa Sukajadi dan menggunakan sistem tumpang sari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jagung yang ditanam merupakan varietas hibrida, dengan jarak tanam 20 x 40 sentimeter. Untuk memenuhi kebutuhan air tanaman, petani memanfaatkan sumber pengairan dari sumur bor.
Berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, penanaman bibit jagung dilakukan pada 13 Mei 2026. Setelah melalui masa pertumbuhan dan pemeliharaan, tanaman tersebut kemudian dipanen pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Hasil panen jagung pipil dari lahan tersebut diperkirakan mencapai ±600 kilogram.
Kapolsek Kuala Cenaku Iptu Awet L. Nainggolan, S.H., M.H., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong swasembada pangan nasional.
“Ini sesuai dengan apa yang diprogramkan oleh Bapak Presiden, yaitu mewujudkan swasembada nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Iptu Awet.
Menurutnya, pengembangan sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Jagung sendiri memiliki potensi sebagai salah satu sumber pangan alternatif. Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, jagung juga menjadi komoditas penting bagi kebutuhan pakan dan berbagai produk olahan.
Dalam kegiatan tersebut, jagung dipandang sebagai salah satu alternatif pangan lokal yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, serta berbagai zat gizi lainnya.
Pengembangan komoditas jagung di tingkat desa diharapkan dapat membantu memperkuat keberagaman sumber pangan masyarakat di tengah tingginya ketergantungan terhadap beras.
Panen raya tersebut turut dihadiri Kapolsek Kuala Cenaku Iptu Awet L. Nainggolan S.H., M.H.; Kepala Desa Sukajadi Ilyas; Sekretaris Desa Sukajadi Azwir Arpandi; Kepala Dusun Sahurdin; Ps. Kanit Intelkam Aipda Tedy Diantoro; Bhabinkamtibmas Aiptu H. Sihotang S.Sos; Bhabinkamtibmas Aiptu M. Nurhadi; Bhabinkamtibmas Brigadir Andika Candra; Ba Unit Intel Bripda Khoiril Ikhsan; perangkat Desa Sukajadi serta masyarakat Desa Sukajadi.
Kehadiran unsur kepolisian dan pemerintah desa menunjukkan adanya dukungan terhadap kegiatan pertanian masyarakat, khususnya program ketahanan pangan yang dilaksanakan di wilayah Desa Sukajadi.
Kegiatan panen juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung hasil pemanfaatan lahan ketahanan pangan yang telah ditanami jagung sejak pertengahan Mei 2026.
Dengan luas lahan 0,5 hektare dan estimasi produksi sekitar 600 kilogram, hasil tersebut menjadi salah satu gambaran produktivitas lahan jagung yang dikelola kelompok tani di Desa Sukajadi.
Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan hasil panen berdasarkan data kegiatan dan bukan hasil penimbangan akhir yang telah diaudit.
Panen raya berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan produktif, memperkuat kelompok tani, serta meningkatkan produksi pangan lokal secara berkelanjutan.
![]()
Penulis : Jun
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan