Memasuki Musim Kemarau, Camat Paku Paskahariadi Imbau Masyarakat Cegah Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Paku Paskahariadi

Camat Paku Paskahariadi

BARITO TIMUR, MNP – Seiring masuknya musim kemarau yang ditandai dengan penurunan curah hujan dan meningkatnya kekeringan pada sejumlah wilayah berpotensi menimbulkan bencana.

Camat Paku Paskahariadi menyampaikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Paku untuk secara bersama-sama meminimalisir potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi dini, mengingat kondisi lahan yang kering pada musim ini menjadi sangat rentan terhadap penyebaran api yang dapat memicu bencana berskala luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Paskahariadi menegaskan bahwa dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan tidak terbatas pada permasalahan hukum semata bagi pelakunya.

Lebih dari itu, bencana ini membawa dampak buruk yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Dari sisi kesehatan, kabut asap yang dihasilkan dapat memicu meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan pernapasan kronis, hingga komplikasi kesehatan yang lebih serius, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit penyerta,” katanya, Rabu, 22 Juli 2026.

Di bidang transportasi, rendahnya jarak pandang akibat asap tebal berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan darat, laut, maupun udara, serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Tidak hanya itu, karhutla juga menimbulkan kerugian ekonomi, kerusakan ekosistem lingkungan, hilangnya sumber daya alam, hingga gangguan terhadap aktivitas pendidikan dan sosial warga secara keseluruhan.

Oleh sebab itu, Camat Paku mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan mematuhi sejumlah poin imbauan yang disampaikan.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan, termasuk untuk membersihkan lahan pertanian, perkebunan, atau lahan terlantar, mengingat api yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas akibat kondisi kering dan tiupan angin.

Selain itu, warga juga diimbau untuk tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, terutama di area yang ditumbuhi semak belukar, lahan kering, maupun kawasan hutan yang memiliki risiko tinggi terbakar.

Tindakan yang tampak sepele ini berpotensi menjadi pemicu kebakaran besar yang merugikan banyak pihak.

Paskahariadi juga menekankan bahwa upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan memerlukan kerjasama dan kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat.

Seluruh warga diharapkan dapat saling mengingatkan dan mengawasi lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika ditemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Dengan langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini, diharapkan wilayah Kecamatan Paku dapat terhindar dari bencana karhutla, sehingga keselamatan warga, kelestarian lingkungan, dan kelancaran berbagai aktivitas kehidupan masyarakat dapat tetap terjaga dengan baik sepanjang musim kemarau ini.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Inspektorat Bartim Kebut Hitung Kerugian Negara Kasus Perumdam Tirta Janang, Target Tuntas Desember 2026
GAPURA Tuding Pemkot Tasikmalaya Tumpul Pengawasan: Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum Berbayar
PUTR Ungkap Alih Fungsi Ruko Jadi WC Umum Berbayar, Gapura Desan Pemkot Tasik Tutup Operasional
Hujan Picu Longsor di 16 Desa Kabupaten Tasikmalaya, Akses Jalan Terganggu
Pemkab Tasikmalaya Siapkan Optimalisasi Eks Kantor Setda di Kota Tasikmalaya
Pemkab Tasikmalaya Perpanjang SPK 4.474 PPPK Paruh Waktu, Bupati Tekankan Kemudahan Layanan Kepegawaian
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UP3 Tasikmalaya Salurkan Bantuan Usaha untuk Warga Panglayungan
Desa Dirgahayu Genjot Penerimaan PBB, Realisasi Capai 70 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:55 WIB

Inspektorat Bartim Kebut Hitung Kerugian Negara Kasus Perumdam Tirta Janang, Target Tuntas Desember 2026

Selasa, 3 November 2026 - 13:27 WIB

GAPURA Tuding Pemkot Tasikmalaya Tumpul Pengawasan: Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum Berbayar

Selasa, 3 November 2026 - 13:25 WIB

PUTR Ungkap Alih Fungsi Ruko Jadi WC Umum Berbayar, Gapura Desan Pemkot Tasik Tutup Operasional

Selasa, 3 November 2026 - 13:03 WIB

Hujan Picu Longsor di 16 Desa Kabupaten Tasikmalaya, Akses Jalan Terganggu

Selasa, 3 November 2026 - 12:58 WIB

Pemkab Tasikmalaya Siapkan Optimalisasi Eks Kantor Setda di Kota Tasikmalaya

Berita Terbaru