TASIKMALAYA, MNP – Ada pemandangan tak biasa saat kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke SMAN 11 Tasikmalaya.
Pria yang akrab disapa KDM ini memilih meninggalkan kemewahan mobil dinas dan beralih menunggangi sepeda motor demi merasakan langsung sensasi melewati akses jalan sekolah yang berbatu dan dipenuhi kubangan lumpur.
Melihat kondisi infrastruktur yang memprihatinkan tersebut, KDM langsung memberikan kepastian di hadapan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berkomitmen untuk segera melakukan pembebasan lahan guna membangun jalan akses yang representatif bagi para siswa dan tenaga pendidik.
“Lahan untuk pembebasan jalan akan segera kita hitung luasnya, setelah itu pembangunan jalan langsung dimulai,” tegas KDM, yang seketika disambut riuh tepuk tangan dan rasa syukur warga setempat, Senin (04/05).
Bukan hanya urusan akses luar, KDM juga menaruh perhatian besar pada kenyamanan di dalam lingkungan sekolah.
Setelah meninjau mushola ikonik sekolah dan prasasti yang ada di sampingnya, ia masuk ke ruang kelas baru untuk berinteraksi dengan siswa.
Di sana, KDM menyoroti kondisi bangku sekolah yang dinilai kurang memadai. Menurutnya, sarana pendukung seperti furnitur kelas harus segera ditingkatkan agar suasana belajar-mengajar menjadi lebih berkualitas dan nyaman bagi siswa.
Langkah cepat Gubernur Jabar ini mendapat apresiasi penuh dari Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.
Ia mengaku bersyukur karena bantuan dari pemerintah provinsi ini akan sangat meringankan beban daerah dalam memeratakan kualitas pendidikan.
“Alhamdulillah, Pak KDM bergerak cepat untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan ini. Kami berharap realisasinya bisa berjalan secepat mungkin agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Viman dengan nada optimistis.
Perbaikan akses ini diyakini akan mengakhiri penderitaan warga sekolah yang selama ini harus bertarung dengan jalan rusak setiap kali musim hujan tiba.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan