PEMALANG, MNP – Genangan air sisa banjir yang terjadi pada kamis (26/3) kemarin,masih merendam banyak rumah warga Desa Mojo dan Pesantren kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sejumlah warga keluhkan akses jalan yang membuat aktifitas mereka terganggu.
Hingga hari ini, sejumlah tempat di kecamatan Ulujami, masih terendam banjir dengan ketinggian air 25 – 30 centimeter, sekalipun ketinggian banjir tak lagi parah seperti pada Kamis kemarin.
Banjir yang merendam sejumlah tempat di kecamatan Ulujami, Pemalang belum sepenuhnya hilang. Sisa banjir di antaranya masih terlihat di Desa Mojo dan Pesantren. Aktifitas warga menjadi terhalang karena akses jalan, masih terendam air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suparno (40) seorang warga desa Mojo, kecamatan Ulujami, menuturkan jika untuk lingkungan tempat tinggalnya, banjir masih merendam sejumlah rumah Warga.
“Alhamdulillah sudah surut airnya, ketinggian air sekitar 25-30 centimeter, akses jalan masih tergenang air aktifitas warga terkendala, untuk bantuan dari pihak Desa,ada bantuan dua nasi bungkus untuk tiap KK,” tuturnya, pada Jum’at (27/3).
Semetara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang sudah sejak kemarin menempatkan anggotanya, guna mengatasi bencana banjir tersebut.
“Semua sudah kami bagi, baik di Pantura (pesantren dan Mojo) termasuk di daerah Watukumpul dan Pulosari,” ujar Kepala BPBD Pemalang Agus Ikmal.
Ia menambahkan,Dengan intensitas hujan yang masih tinggi dapat mengakibatkan limpasan luapan sungai di sekitar Pantura dan tanah longsor di daerah punggung,
“Menghimbau kepada masyarakat di daerah tersebut untuk tetep waspada dan siap siaga terhadap hal-hal yang mungkin terjadi,” tutupnya.
Berdasarkan pantauan awak media,sisa banjir masih terlihat di lingkungan Desa Mojo dan Pesadean serta Pesantren kecamatan Ulujami, Banyak rumah warga masih terendam genangan hingga 30 sentimeter tingginya.
![]()
Penulis : Ragil
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan