Merdeka di Tengah Kepungan Banjir Rob, Warga Desa Blendung Tetap Kibarkan Bendera Merah Putih 

Senin, 18 Agustus 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Ratusan warga Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dan Karnaval di tengah genangan banjir rob.

Walaupun banyak tempat dan jalan Desa tergenang air, Upacara bendera tetap dilaksanakan pemukiman tersebut. Pasukan pengibar bendera dan petugas pembaca teks Proklamasi berdiri di dalam genangan air.

“Kegiatan upacara HUT RI KE- 80 dan Karnaval tetap kita laksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, sekaligus mengetuk Pejabat agar lebih peduli dengan kondisi Desa kami yang terus tergenang banjir rob,” ujar Muswadi, seorang warga RT.01/RW 07.

Dirinya mengatakan, untuk Karnaval kemerdekaan tahun 2025 tetap dilaksanakan walaupun rutenya sulit, penuh genangan air,

“Untuk Karnaval start dari Kantor Balai Desa Blendung, keliling Kampung sejauh tiga kilometer, peserta Karnaval hampir semua warga, kemudian finish di Kantor Balai Desa juga,” tuturnya.

Terpisah, Ketua RW 07 Desa Blendung Pendy mengungkapkan keinginan warga untuk melaksanakan kegiatan kibar bendera dan Karnaval tetap dilaksanakan walaupun di tempat banjir

Para warga berkeinginan mengadakan karnaval, istilah di Desa Blendung jalan kecehan ( Jalan basah basahan ) karena kondisi lokasinya sebagian tergenang banjir.

Warga antusias melaksanakan kegiatan untuk memperingati hari HUT RI yang ke 80 di suasana banjir, akan tetapi kondisinya yang tadi pagi surut, setelah habis zuhur malah tambah gede, warga tetap melaksanakan karnaval atau jalan sehat.

“Pada saat jeda waktu istirahat kita mengheningkan cipta dan adakan upacara sejenak, menyanyikan lagu Indonesia Raya walaupun di tempat upacara tergenang air banjir,” ungkapnya, pada Senin (18/8).

Menanggapi hal ini, Anggota DPR -RI Komisi VI Rizal Bawazier yang juga wakil dari Dapil X Jateng ( Pekalongan, Batang, Kabupaten Pekalongan, Pemalang) dan juga sudah beberapa kali meninjau lokasi, mengungkapkan keprihatinannya terkait musibah banjir Rob di Desa yang terletak di pesisir laut Jawa tersebut.

“Bismillah terkait banjir rob di Desa Blendung dan tempat lainya di pesisir utara Kabupaten Pemalang dan Pekalongan, akan saya kawal terus, penanganan program tanggul laut raksasa (giant sea wall) untuk mencegah banjir rob di Ulujami Pemalang,” ujar Rizal Bawazier, Legislator yang kerap membawa aspirasi Daerah pilihannya.

Dirinya mengungkapkan keprihatinannya pada saat negeri yang telah berumur 80 tahun, masih ada Daerah yang mengalami banjir rob,

“Saya sangat prihatin, dimana masih ada perayaan hari kemerdekaan dilaksanakan ditengah tengah area yang masih tergenang banjir rob, tidak bisa seperti ini terus setiap tahun. Harus dimulai dibangun tanggul laut raksasa di Pemalang, Pekalongan dan Batang,” tambah Rizal.

“Tanggul Raksasa ini sangat lebih penting di bandingkan rencana pembangunan kereta cepat, karena ini bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di pesisir pantai Ulujami (Pemalang), Pekalongan dan sebagian barat Batang” tutupnya.

Desa Blendung diketahui mengalami banjir rob menahun, Banyak warga memilih untuk tetap, sementara lainnya ada yang sudah pindah,. karena alasan kondisi tempat tinggal telah berubah tergenang air.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir
Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya
Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar
BEM PTNU Pertanyakan Dasar Hukum Pengelolaan Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih
Kejutan HUT Kota Tasikmalaya, Cipayung Plus dan Poros Pelajar Serukan Pemakzulan Viman – Diky
Bongkar Dugaan Penampungan BBM Oplosan di Batang Gansal, Puluhan Drum dan Baby Tank Jadi Bukti
Cegah Peredaran Narkoba, Kapolri Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Rokok Elektrik
Lapak Rongsok Pasar Laladon Digerebek: Penjual Kabur, 580 Butir Obat Keras Disita Polsek Ciomas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:27 WIB

BEM PTNU Pertanyakan Dasar Hukum Pengelolaan Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Kejutan HUT Kota Tasikmalaya, Cipayung Plus dan Poros Pelajar Serukan Pemakzulan Viman – Diky

Berita Terbaru