Biang Kerok Kerusakan Jalan Kabupaten Menuju Paju Epat Terkuak, Dua CV Disebut-sebut Langgar Jalur Hauling

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Kerusakan parah ruas jalan kabupaten menuju Kecamatan Paju Epat akhirnya menemukan titik terang.

Dua pemegang Surat Perintah Kerja (SPK), yakni CV.Chen Chen Chia Siong pemilik Yadison dan CV Rafa Nagan Anugrah pemilik Hariyanto, disebut-sebut menjadi biang kerok hancurnya badan jalan akibat aktivitas angkutan material dalam beberapa waktu terakhir.

Informasi yang dihimpun media ini mengungkapkan, kedua CV tersebut diketahui mengangkut material bekros dari wilayah Kalimantan Selatan menuju areal operasional PT Indopenta Sejahtera Abadi (ISA) di Barito Timur.

Namun, aktivitas angkutan itu diduga tidak melalui jalur hauling yang telah ditentukan.

Warga Kecamatan Paju Epat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, semestinya kendaraan pengangkut material menggunakan jalan eks Pertamina sebagaimana arahan perusahaan yang tertuang dalam kesepakatan perusahaan dengan kedua CV tersebut.

“Seharusnya hauling lewat jalan eks Pertamina sesuai ketentuan dari perusahaan PT ISA. Tapi yang terjadi justru lewat jalan kabupaten, makanya cepat rusak,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi ruas jalan menuju Paju Epat kini dipenuhi lubang menganga, aspal terkelupas, dan badan jalan yang amblas di sejumlah titik. Saat hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan yang membahayakan pengguna, khususnya pengendara roda dua.

Warga menilai, beban kendaraan bermuatan berat yang melintas setiap hari menjadi faktor utama percepatan kerusakan. Apalagi, jalan tersebut pada dasarnya bukan dirancang untuk menahan lalu lintas truk bertonase tinggi secara intensif.

“Kalau memang sudah ada jalur hauling sendiri, kenapa masih pakai jalan umum? Ini yang jadi pertanyaan kami,” tambah warga tersebut.

Masyarakat mendesak agar pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan menertibkan angkutan yang tidak sesuai jalur.

Mereka juga meminta adanya tanggung jawab dari pihak pemegang SPK maupun perusahaan penerima material atas kerusakan infrastruktur yang terjadi.

Menanggapi tudingan tersebut, sebelumnya, management PT ISA, Jaki, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya telah menerima informasi terkait berupa video yang beredar mengenai dugaan pelanggaran angkutan.

“Video ini sudah sampai juga ke saya, Pak. Untuk itu kami tindak tegas pelanggaran tersebut dengan menghentikan sementara waktu kerja sama angkutan sampai ada komitmen dan list unit untuk menghindari pelanggaran serupa ke depannya,” tegas Jaki.

Ia menambahkan, langkah penghentian sementara itu dilakukan sebagai bentuk evaluasi internal perusahaan agar operasional ke depan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.

Meski demikian, warga berharap tidak hanya ada penghentian sementara, tetapi juga perbaikan konkret terhadap ruas jalan yang telah terdampak.

Mereka meminta perusahaan bertanggung jawab serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kondisi jalan kembali layak dan aman dilalui.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kedua CV yang tertuding.

Warga berharap persoalan ini tidak berlarut-larut, mengingat jalan kabupaten tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Paju Epat dan sekitarnya.

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah dan membebani anggaran daerah untuk perbaikan.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pecah! Bupati Enrekang Turun Gunung Mapa Dendang, HUT ke 81 RI di Maiwa Ter-Meriah dalam Sejarah
Heboh! Gelak Tawa Pegawai se-Kecamatan Indihiang Pecah di Lomba Tradisional HUT RI
Asep Endang M Syams: 81 Tahun Merdeka, Perjuangan Melawan Ketimpangan Belum Selesai
Mafirion Desak Agrinas Evaluasi Mitra Perkebunan Pemicu Konflik di Riau
Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an
Rajut Kebersamaan, Warga Mutiara Citra Tasikmalaya Tumplek Ikuti Lomba HUT RI
Semangat Kemerdekaan Dusun Lumu Kampung, Warga Teluk Sungkai Antusias Ikuti Perlombaan 
Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81 di Kabupaten Jeneponto Berlangsung Khidmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Pecah! Bupati Enrekang Turun Gunung Mapa Dendang, HUT ke 81 RI di Maiwa Ter-Meriah dalam Sejarah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Heboh! Gelak Tawa Pegawai se-Kecamatan Indihiang Pecah di Lomba Tradisional HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Asep Endang M Syams: 81 Tahun Merdeka, Perjuangan Melawan Ketimpangan Belum Selesai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Mafirion Desak Agrinas Evaluasi Mitra Perkebunan Pemicu Konflik di Riau

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Riau II, H. Mafirion

Berita terbaru

Mafirion Desak Agrinas Evaluasi Mitra Perkebunan Pemicu Konflik di Riau

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:19 WIB

Berita terbaru

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an

Senin, 17 Agu 2026 - 20:35 WIB