Hadiri Adat Nyangku, Bupati Ciamis: Jaga dan Lestarikan Budaya Warisan Leluhur

Senin, 24 Oktober 2022 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis, MNP Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menghadiri acara adat Nyangku, pada Senin (24/10/2022) bertempat di Lapang Borosngora Panjalu.

Adat Nyangku ini merupakan upacara prosesi menyuci dan membersihkan benda pusaka peninggalan Raja Panjalu, Prabu Sanghyang Borosngora yang rutin setahun sekali yaitu setiap Bulan Maulid atau Robi’ul Awal.

Adapun sekilas tentang pelaksanaan adat nyangku ini, yakni prosesi ngarumat benda benda pusaka yang selama ini disimpan di museum tempat peninggalan kerajaan Panjalu yang juga disebut Bumi Alit.

Benda-benda pusaka itu diarak menuju alun-alun Panjalu oleh keluarga Kerajaan Panjalu untuk di cuci dengan air kembang diberi wangi-wangian dengan disaksikan masyarat secara langsung.

Turut hadir mendampingi Bupati Ciamis pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ciamis, Yana D. Putra, Ketua DPRD Ciamis H. Nanang Permana, S.H, M.H, Kepala Dinas, Unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya,

Mengawali sambutannya, Bupati Herdiat mengucapkan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi denga seluruh masyarakat panjalu dalam acara adat Nyangku.

Bupati Herdiat menyebut, Upacara Adat  Nyangku merupakan salah satu peninggalan leluhur semua yang harus terus dijaga, bahwa di Ciamis ini lengkap, ada Warisan Budaya Benda/Warisan Budaya Tak Benda.

“Upacara Adat Nyangku merupakan salah satu adat/budaya leluhur kita yang harus kita jaga dan lestarikan jangan sampai diakui oleh orang lain,” jelasnya.

“Alhamdulillah, Budaya kita Ada Warisan Budaya Benda dan ada Warisan Budaya Tak Benda, semua itu komplit di Ciamis ada,” tambahya.

Dikatakan Bupati Herdiat, agar pelaksanaan upacara adat yang merupakan warisan leluhur, jangan hanya dilakukan rutin setiap tahun tetapi tidak mengetahui maknanya.

Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama mengambil hikmah dari acara tersebut, dan terus menjaga dan melestariakan peninggalan leluhur semua.

“Mari sama-sama ambil hikmah dari kegiatan ini, guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita Kepada Allah Swt,” terangnya.

“Mari secara bersama-sama tetap terus menjaga dan melestarikan peninggalan leluhur kita semua, Kalo Bukan Kita siapa Lagi?,” pungkas Bupati diikuti sorak dan tepuk tangan. (Wk)

PROKOPIM CIAMIS

Loading

Berita Terkait

Aktivitas PETI Marak di 4 Kecamatan Inhu, Nama “Delapan Naga” Mencuat Jadi Beking 
Salah Sasaran! Cemburu Buta Berujung Pembacokan Driver Ojek di Lampung Selatan
INVESTIGASI MNP: Proyek Fiktif Rp400 Juta di Barito Timur, Mengapa Ada Upaya Suap ke Wartawan?
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Serunya Tradisi ‘Botram’ di Cipanas Galunggung, Pengunjung Didominasi Rombongan Keluarga 
Innalillahi, Ibu Heti Kakak Pimprus PT Asrahi Cipta Media Tasikmalaya Tutup Usia
Musim Kemarau Berdampak di Kota Tasikmalaya: Situ Gede Menyusut, Warga Kesulitan Air Bersih
Kembali Beroperasi? Pengelola Judi Togel di Batang Asam Sebut Minta Izin ke Polisi, Muncul Isu “Bulanan” untuk Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 22:45 WIB

Aktivitas PETI Marak di 4 Kecamatan Inhu, Nama “Delapan Naga” Mencuat Jadi Beking 

Senin, 13 Juli 2026 - 21:32 WIB

Salah Sasaran! Cemburu Buta Berujung Pembacokan Driver Ojek di Lampung Selatan

Senin, 13 Juli 2026 - 10:42 WIB

INVESTIGASI MNP: Proyek Fiktif Rp400 Juta di Barito Timur, Mengapa Ada Upaya Suap ke Wartawan?

Senin, 13 Juli 2026 - 07:10 WIB

Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan

Senin, 13 Juli 2026 - 07:01 WIB

Serunya Tradisi ‘Botram’ di Cipanas Galunggung, Pengunjung Didominasi Rombongan Keluarga 

Berita Terbaru