Pesona Curug Ciparay Tasikmalaya Memikat Wisatawan Mancanegara, Pengelola Tagih Janji Pemerintah

Senin, 29 Desember 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Destinasi wisata alam Curug Ciparay yang terletak di perbatasan Desa Cidugaleun dan Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, kian menunjukkan taringnya.

Memasuki momen libur akhir tahun pada Minggu (28/12/2025), objek wisata ini ramai dipadati pengunjung, mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara.

Meski harus melewati jalur ekstrem dengan tanjakan dan turunan tajam, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme pelancong.

Infrastruktur jalan yang kini sudah mulus hingga pintu gerbang menjadi faktor kunci kenyamanan pengunjung dari luar kota bahkan luar negeri untuk menikmati kesejukan air terjun setinggi puluhan meter ini.

Dibalik moncernya tingkat kunjungan, para pengelola yang tergabung dalam Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) menyuarakan kekecewaan terhadap minimnya kontribusi nyata dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Dinas Pariwisata.

Ikeu Firmansyah, Kepala Desa sekaligus Ketua Pengelola, mengungkapkan bahwa selama ini pengembangan kawasan hanya mengandalkan swadaya dan dana desa.

Pengelola punya cita-cita ingin seperti Desa Ponggok di Jawa Tengah. Tapi selama ini Dinas Pariwisata cuma omong doang, tidak ada realisasi untuk menggali potensi PAD.

“Kami butuh aksi nyata, seperti pengadaan tempat sampah dan pembenahan fasilitas tangga, bukan hanya sekadar rapat-rapat saja,” tegas Ikeu.

Senada, Nanang Sunandar perwakilan BKAD Desa Parentas, menegaskan bahwa mereka membutuhkan dukungan materil atau investasi nyata, bukan sekadar dorongan moril.

“Kami berharap dana CSR atau program PKBL dari Perhutani bisa diserap dengan prosedur yang jelas,” ungkap Nanang.

Keberadaan Curug Ciparay bukan sekadar tempat rekreasi. Hasil dari pengelolaan wisata ini (PADes) dialokasikan sepenuhnya untuk kepentingan sosial dan keagamaan di kedua desa, seperti pembangunan madrasah, bantuan warga sakit, hingga perbaikan jalan desa.

Usep Yazi, Ketua LMDH Jayagiri, menjelaskan bahwa Desa Cidugaleun dan Parentas masing-masing telah mengucurkan dana desa sebesar Rp50 juta untuk penataan awal.

Selain wisata, mereka berkomitmen menjaga kelestarian hutan karena wilayah ini merupakan sumber air vital bagi PDAM Tirta Sukapura.

“Simbol kami adalah Leuweung Hejo, Rakyatna Ngejo (Hutan Hijau, Rakyat Bisa Makan). Kami ingin hutan tetap perawan namun bisa memakmurkan masyarakat melalui wisata,” ujar Usep.

Menariknya, 156 anggota LMDH di sini sudah terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan jargon ‘Kerja Keras Bebas Cemas’.

Keindahan Curug Ciparay diakui oleh Sebastian Michalski dan Tanja Schoenfeld, wisatawan asal Jerman yang berkunjung bersama rekannya Hany Ridha Suherman dari Jakarta. Mereka sempat merasakan langsung sensasi berenang di aliran sungai yang dingin dan jernih.

“Real landscape, very green! I like the waterfalls here. People are friendly and the area is beautiful,” ungkap mereka.

Namun, mereka memberikan catatan penting terkait kebersihan. Mereka menyarankan agar pengelola memperbanyak titik tempat sampah agar keasrian alam tetap terjaga.

Bagi masyarakat yang hendak berkunjung, pengelola mengimbau agar tetap waspada mengingat jalur menuju lokasi cukup curam, terutama saat hujan.

Pengunjung diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan selalu menitipkan barang bawaan di pos penjagaan demi keamanan bersama.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polsek Kuala Cenaku Datangi Desa Kuala Mulia, Salurkan Bansos hingga Cek Kesehatan Gratis
Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang
Dana Rp6,8 Miliar Tanpa Kepastian, Nasabah Prioritas Luapkan Emosi di Bank Mandiri Tasikmalaya
Kuliah Berbasis Lapangan, Mahasiswa Program Studi PKO UNIMEN Praktek Panjat Tebing di Mandu Tontonan
Rektor UNIMEN Rombak Struktur Pejabat, Bidik Performa Kampus Makin Kompetitif
Sambut Usia Perak Kota Tasikmalaya, Kecamatan Bungursari Gelar Pesta Rakyat hingga Launching Inovasi BiVaSS
Menatap Masa Depan Lewat Hidroponik, Cara Rutan Pemalang Asah Keterampilan Warga Binaan
Justice for Aqib Turun ke Pendopo Pemalang! Empat Tuntutan Menggema, Desak Pengusutan Tuntas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Polsek Kuala Cenaku Datangi Desa Kuala Mulia, Salurkan Bansos hingga Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dana Rp6,8 Miliar Tanpa Kepastian, Nasabah Prioritas Luapkan Emosi di Bank Mandiri Tasikmalaya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Kuliah Berbasis Lapangan, Mahasiswa Program Studi PKO UNIMEN Praktek Panjat Tebing di Mandu Tontonan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Rektor UNIMEN Rombak Struktur Pejabat, Bidik Performa Kampus Makin Kompetitif

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB