Jaga Kualitas dan Harga Pasar, IKM Gambir Pesisir Selatan Sumbar Study Banding ke Pakpak Bharat

Rabu, 5 November 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pengolahan Gambir dari Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, melakukan kunjungan lapangan (Studi Banding) ke Sentra IKM Pengolahan Gambir di Kabupaten Pakpak Bharat.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung proses pengolahan dan melihat keunggulan produk gambir yang dihasilkan Pakpak Bharat.

Andri Ferdiansyah, perwakilan Dinas Perdagangan dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan yang memimpin rombongan, mengakui keunggulan Pakpak Bharat.

“Kami melihat sistem pengolahan gambir di sini (Pakpak Bharat) cukup bagus. Kualitas gambir yang dihasilkan lebih baik dan lebih diterima di pasar. Ini mau kami contoh,” ucap Andri.

Rombongan IKM Pesisir Selatan meninjau dua rumah produksi unggulan di Pakpak Bharat yaitu Rumah Produksi Soleh Hasibuan (Desa Aornakan II, Kec. Pergetteng-Getteng Sengkut).

Produk ekstrak gambir di sini dijual dalam bentuk bijian (bulat) dengan harga berkisar Rp 3.500 hingga Rp 5.500 per biji, tergantung ukuran. Ini berbeda signifikan dengan Pesisir Selatan yang umumnya menjual ekstrak gambir hanya dalam bentuk kiloan.

Selanjutnya, Rumah Produksi Benar Bancin (Desa Kuta Tinggi, Kec. Salak). Rombongan juga mempelajari inovasi produk, termasuk pembuatan minuman herbal teh gambir dan bubuk katekin gambir. Bubuk katekin gambir yang dihasilkan mampu dijual hingga harga Rp 300 ribu per kilogram.

Rombongan bahkan disuguhi langsung minuman herbal daun gambir yang menjadi salah satu produk olahan inovatif IKM Pakpak Bharat.

Kepala Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Pakpak Bharat, Sumantri Bancin, menjelaskan bahwa pertemuan ini adalah ajang silaturahmi yang penting antar penggiat gambir dari dua provinsi.

“Pertemuan perdana ini diharapkan ke depannya dapat saling memberi informasi dalam rangka pengembangan produk olahan gambir yang tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan IKM Pengolah Gambir,” jelas Sumantri Bancin.

Diskusi dalam pertemuan tersebut meliputi berbagai aspek, seperti proses produksi, standarisasi produk, fluktuasi harga, peluang pemasaran, serta potensi kerjasama yang dapat dilakukan kedua belah pihak.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mobil Mewah BMW Bermuatan Sabu Rp50 Miliar, Polisi Amankan 3 Orang di Bakauheni
Hari Kesaktian Pancasila di Jeneponto, Bupati Paris Yasir Ajak Jaga Persatuan
Gubuk Reyot Siti Nuraenun di Dekat Pusat Pemerintahan: Kemana Pemkot Tasikmalaya Saat Warganya Susah?
Dorong Warga Lebih Motekar, Kelurahan Sukamajukidul Gelar Pelatihan Perbengkelan Motor Pemula
Bukan Sekadar Upacara, Kodim 0612/Tasikmalaya Teguhkan Pancasila sebagai Perekat Bangsa
21 Personel Lanal Tegal Naik Pangkat, Danlanal Minta Tingkatkan Profesionalisme
Jeritan Anak Peladang Hayaping ke Presiden: “Kami Bukan Pencuri, Kami Hanya Ingin Berladang”
Cegah Kebakaran, Rutan Jakarta Pusat Cek Berkala APAR dan Hydrant

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Mobil Mewah BMW Bermuatan Sabu Rp50 Miliar, Polisi Amankan 3 Orang di Bakauheni

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Hari Kesaktian Pancasila di Jeneponto, Bupati Paris Yasir Ajak Jaga Persatuan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Gubuk Reyot Siti Nuraenun di Dekat Pusat Pemerintahan: Kemana Pemkot Tasikmalaya Saat Warganya Susah?

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Dorong Warga Lebih Motekar, Kelurahan Sukamajukidul Gelar Pelatihan Perbengkelan Motor Pemula

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Kodim 0612/Tasikmalaya Teguhkan Pancasila sebagai Perekat Bangsa

Berita Terbaru