Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Formal, Warga Bantarsari Ikuti Pelatihan ‘Public Speaking’

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya menggelar Pelatihan Keterampilan Kemampuan Berbahasa Formal (Public Speaking) bagi masyarakat.

Kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat kelurahan ini dibuka langsung oleh Camat Bungursari, Selasa (07/10/2025).

Nampak hadir unsur Muspika, Babinsa, Pokmas, Karang Taruna, Ketua RW, kader, serta perwakilan masyarakat dari tiap RW dengan menghadirkan dua narasumber dari SKB Kota Tasikmalaya dan LPK Talita Indonesia.

Lurah Bantarsari, Yanuar Yoan Nugraha, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan pelatihan public speaking untuk masyarakat, terutama generasi muda, agar mereka memiliki bekal kemampuan berbahasa yang baik dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Yoan.

Adapun lanjutnya, peserta berjumlah sekitar 32 orang yang merupakan utusan dari tiap RW, termasuk kader.

“Harapannya, para peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan narasumber, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjadi contoh dalam berkomunikasi yang baik dan efektif di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tatang Supriadi, selaku Ketua Pokmas Kelurahan Bantarsari, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil koordinasi berbagai pihak.

“Alhamdulillah kegiatan pelatihan public speaking dapat terlaksana dengan baik. Kami sebagai Pokmas selalu berkoordinasi dengan semua elemen, termasuk media, agar setiap kegiatan memberi manfaat dan solusi terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu narasumber dari SKB Kota Tasikmalaya, Dede Tintin, S.Pd., menjelaskan pentingnya kemampuan berbicara di depan umum bagi masyarakat.

“Public speaking ini sangat berguna, terutama bagi warga belajar yang belum mengenalnya,” ucap Dede Tintin.

Dirinya menyebut, dengan pelatihan ini mereka bisa memahami komunikasi verbal dan nonverbal, serta menggunakannya sebagai alat komunikasi yang baik di masyarakat.

“Bahkan bagi mereka yang suatu saat menjadi pemimpin, kemampuan berbicara yang baik akan sangat penting,” katanya.

Narasumber lainnya dari LPK Talita Indonesia, Elisa Tri Wahyuni, S.Sos., M.M., menyoroti aspek teknis dalam komunikasi efektif.

“Komunikasi adalah kunci utama dalam kehidupan bermasyarakat. Tanpa komunikasi yang efektif, sulit tercapai kesepahaman,” bebernya.

Elisa menambahkan, pelatihan ini mengajarkan bagaimana menggunakan bahasa formal secara tepat agar pesan bisa diterima dan dipahami dengan baik.

“Dengan begitu, masyarakat dapat menyalurkan keinginan dan kepentingannya secara selaras,” jelasnya.

Salah satu peserta pelatihan, Aam Amalia, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini.

“Pelatihan public speaking ini sangat menarik. Kami jadi tahu teknik berbicara di depan umum agar tidak grogi. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan karena sangat bermanfaat,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam pemberdayaan masyarakat Kelurahan Bantarsari untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan berbahasa formal.

Dampaknya kedepan warga lebih percaya diri, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan sosial di masa mendatang.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB