Pemberian Bunga dan Air Mineral, Warnai Aksi Demonstrasi Massa di Pemalang

Jumat, 5 September 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Aksi Demonstrasi gelombang massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu( AMPB) menggelar aksi damai di depan pintu gerbang kantor Bupati Pemalang, berlangsung aman dan tertib.

Ratusan aparat gabungan dari TNI- Polri dan beberapa kelompok organisasi Massa, ikut mengamankan jalannya demontrasi dengan berjaga -jaga di lingkungan pendopo kantor bupati Pemalang.

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu memilih duduk melingkar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemalang untuk menyampaikan tuntutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setidaknya ada 10 tuntutan yang disampaikan massa aksi. Dua diantaranya soal jalan rusak dan penanganan banjir rob.

Ajakan warga masyarakat Kabupaten Pemalang untuk mengikuti aksi unjuk rasa melalui media sosial gagal setelah aparat gabungan bersiaga.

Padahal, AMPB telah membuka donasi dan ratusan dus air mineral telah terkumpul di sekretariat AMPB di komplek alun-alun Pemalang.

Kordinator aksi, Eky Dirgantara menyebut sedikitnya ada 10 poin tuntutan diantaranya segera melaksanakan pembangunan jalan Wisnu-Watukumpul yang sebelumnya hancur akibat longsor.

Selain itu minta Pemkab Pemalang memprioritaskan penanganan banjir Rob di pesisir pantai Desa Blendung Kecamatan Ulujami dan sekitarnya.

“Kami mempertanyakan pungli dan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan khusunya jalan Wisnu- Watukumpul hingga batas waktu bulan Desember 2025,” kata Eky Dirgantara, Jumat (5/9/2024).

Ia mengancam, jika batas waktu yang ditentukan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang tidak merespon, pihaknya akan kembali mengerahkan massa lebih besar pada bulan Januari 2026.

Secara simbolis, aksi demontrasi membawa patung raksasa berwujud manusia berkepala tikus yang menenteng sebuah tas bertuliskan Hasil Pungli. Massa aksi juga membekali pengeras suara sound sistem horeg untuk berorasi.

Perwakilan massa aksi, ditemui oleh Kabupaten Pemalang, diantaranya Bupati dan wakil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro-Nurkholes, Kapolres Pemalang, Dandim 0711 Pemalang, dan pimpinan DPRD Kabupaten Pemalang.

Adapun perwakilan massa aksi duduk melingkar secara bergantian menyampaikan tuntutan.

Dalam kesempatan itu, Dandim 011 Pemalang Letkol Inf. Mohammad Arif mengingatkan pentingnya keamanan dan kenyamanan dalam menyuarakan aksi demonstrasi sebagaimana kesepakatan bersama yang telah tertuang.

“Kami berharap pulang dengan tertib sebagaimana kesepakatan pada poin 11 terkait kondisi keamanan dan ketertiban dalam menyuarakan aksi demonstrasi,” tegas Arif.

Dari pantauan, jalan batas kota wilayah selatan Pemalang, Jalan Jenderal Sudirman Timur, dan perbatasan Pemalang Tegal dijaga ketat oleh pihak keamanan polisi dan TNI.

Di lokasi aksi demontrasi, tampak polisi berseragam lengkap pengurai massa disiagakan dan mobil water canon, barakuda juga disiagakan di area pendopo kantor bupati Pemalang.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru