Janda Maksa Minta Dinikahi, Perjaka di Pekalongan Lapor LBH

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan, MNP – M-A (23) seorang perjaka warga Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah mengaku merasa tertekan lantaran dikejar-kejar oleh seorang janda dengan dua anak berinisial S.

Bahkan saking takutnya sang perjaka tersebut, minta didampingi ibunya untuk mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhyaksa guna meminta perlindungan hukum terkait masalah yang dihadapinya, Rabu (16/7/2025).

Kisah nyata sedikit menggelikan ini, berawal dari keduanya MA dan S, berkenalan via platform media sosial, pada beberapa yang lalu.

Setelah beberapa kali berkomunikasi, keduanya sepakat untuk copy darat di sekitar daerah Tangkil, Kedungwuni, kemudian melanjutkan pertemuan dengan jalan-jalan ke Kajen untuk saling mengenal lebih jauh.

Berjalanya waktu, hubungan mereka pun semakin dekat hingga menumbuhkan benih-benih cinta. Dalam dua bulan belakangan ini, keduanya pun kerap menghabiskan waktu bersama di tempat kos.

“Dia (S) yang sering mengajak bertemu di kamar kos,” ujar M-A.

Akan tetapi, hubungan mereka rupanya tidak semulus yang dibayangkan, mulai sering menghadapi masalah. Seperti kejadian ketika M-A menghapus foto moment kebersamaan mereka yang sebelumnya dijadikan latar belakang layar ponselnya.

“Saya mulai meragukan perasaannya, apalagi setelah melihat beberapa percakapannya dengan laki-laki lain yang menurut saya terlalu akrab. Karena itu, saya memutuskan untuk menjaga jarak,” tambah perjaka yang berprofesi sebagai penjahit ini.

Masalah semakin rumit ketika S datang bersama seorang pria yang mengaku sebagai pamannya dan melontarkan ancaman kepada M-A. Mereka menuntut agar M-A menikahi S, dan jika tidak, akan melaporkannya ke pihak berwajib.

“Beberapa hari yang lalu, dia datang ke rumah bersama pakdenya, yang katanya seorang anggota kepolisian. Mereka mengancam akan membawa masalah ini ke jalur hukum jika saya tidak mau menikahinya,” kata M-A.

Pihak LBH Adhyaksa, melalui kuasa hukum Didik Pramono, menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada M-A.

“Kami akan mendampingi M-A apabila ada langkah hukum yang diambil oleh pihak lawan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru