Gedung Alas Kaki di Karikil Mangkubumi Terbengkalai, Publik Pertanyakan Pengelolaan Anggaran

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Gedung alas kaki yang dibangun pada tahun 2023 di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, kini menjadi sorotan publik.

Alih-alih menjadi pusat kegiatan industri kecil menengah (IKM) atau sarana pemberdayaan ekonomi warga, bangunan tersebut kini terbengkalai tanpa aktivitas berarti.

Rumput liar mulai tumbuh di sekelilingnya, cat dinding mulai memudar, dan pintu-pintu terlihat tertutup rapat.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: untuk apa gedung ini dibangun, dan siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaannya?

Sejak awal, proyek pembangunan gedung alas kaki ini digadang-gadang sebagai solusi strategis untuk meningkatkan potensi kerajinan alas kaki yang memang tumbuh di wilayah Tasikmalaya.

Namun satu tahun berlalu, yang terlihat hanyalah bangunan kosong yang seolah dilupakan. Tak ada aktivitas produksi, tak ada pelatihan, bahkan papan informasi pun tak menjelaskan peruntukan dan siapa pengelolanya.

Publik pun mulai mempertanyakan: apakah proyek ini benar-benar dirancang untuk kepentingan rakyat, ataukah hanya proyek formalitas demi menghabiskan anggaran?

Banyak warga menganggap pembangunan gedung ini sebagai bentuk penghamburan biaya. Dengan anggaran yang diperkirakan menelan ratusan juta rupiah—bahkan bisa mencapai miliaran—hasilnya tidak memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit, pemborosan seperti ini menjadi luka tersendiri bagi warga yang berharap ada perubahan dari janji pembangunan.

Terbengkalainya juga menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan dari pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab, baik dari unsur pemerintah daerah maupun dinas terkait.

Seharusnya sebelum membangun, ada kajian menyeluruh: siapa yang akan mengelola, bagaimana operasionalnya, dan apakah masyarakat siap memanfaatkan fasilitas itu?

Bangunan yang seharusnya menjadi simbol kemajuan ekonomi lokal kini justru menjadi monumen kemandekan program.

Ironisnya, dalam berbagai laporan tahunan, proyek ini kemungkinan tetap tercatat sebagai “program sukses” karena telah rampung secara fisik.

Opini ini bukan sekadar kritik, tapi juga ajakan untuk evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek pembangunan yang cenderung seremonial.

Sudah saatnya pemerintah membuka ruang dialog dengan masyarakat, meninjau ulang proyek-proyek yang mangkrak, dan memberikan penjelasan yang transparan terkait pengelolaan aset publik.

Gedung alas kaki di Karikil bukan satu-satunya yang terbengkalai—namun jangan sampai menjadi simbol kegagalan kolektif yang terus diulang tanpa koreksi.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Tumpang Tindih, Proyek Klaim CV BK Mengarah pada Tanggung Jawab Perbaikan CV CN
Ketua IWO Inhu Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Warga di Lahan Eks PT SAL
Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal
Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku
Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan
Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah
Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya
Pria Asal Cigantang Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Dalami Motif Korban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:36 WIB

Diduga Tumpang Tindih, Proyek Klaim CV BK Mengarah pada Tanggung Jawab Perbaikan CV CN

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:55 WIB

Ketua IWO Inhu Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Warga di Lahan Eks PT SAL

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:01 WIB

Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:48 WIB

Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan

Berita Terbaru