Tasikmalaya, MNP – Warga Kp Bantar Gedang RT 01 RW 02 kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari merasa heran dengan sikap apatis Pemkot Tasikmalaya.
Pasalnya, jembatan di kawasan tersebut sudah lama mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan perbaikan pemerintah daerah.
Kondisi ini memaksa warga untuk bekerja sama gotong royong membuat jembatan dari bahan kayu dan bambu sementara, agar bisa diakses oleh warga dan pengendara motor yang lewat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan jembatan yang telah berbulan-bulan ini belum ada tanggapan nyata dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, padahal kondisinya susah retakan besar dan jebol, bahkan kerangka penyangga pun mulai lapuk.
Tentunya dengan kondisi seperti itu, mengganggu aktivitas sehari-hari warga setempat yang bekerja dan maupun keperluan lainnya.
YangYang Kurniawan (38) yang akrab disapa Uyung Ketua RT RT 02 RW 08 kelurahan Sukamulya Kecamatan Bungursari membenarkan jika jembatan ini sudah berbulan-bulan, tapi masih belum diperbaiki.
“Dulu sempat banyak yang datang dari Pemerintahan melihat kondisi jembatan ini, malahan kami sudah mengajukan proposal ke pemerintah setempat untuk segera diperbaiki, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan sama sekali,” ujarnya, Minggu (15/06/2025).
Uyung mengaku heran dengan keputusan Pemkot Tasikmalaya yang kemarin malah membongkar batu andesit lalu diganti dengan Hotmix di depan Masjid Agung.
“Sangat disayangkan, padahal menurut saya jembatan ini yang lebih urgent dan harus segera diprioritaskan, karena untuk kepentingan akses jalan masyarakat setempat, sehingga tidak perlu repot memutar arah lebih jauh lagi,” cetus Uyung.
Dirinya berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Dinas terkait secepatnya bisa menanggapi permasalahan ini, jangan sampai berlarut-larut.
“Kasihan warga setempat dan warga lainnya yang suka melintas memotong jalan kesini,” pungkas Uyung.
![]()
Penulis : DK
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan