Dua Jembatan Rusak di Desa Apar Batu Ancam Akses Warga Menuju Kecamatan dan Kabupaten

Senin, 26 Februari 2024 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Kepala Desa Apar Batu Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur, Rondeson mengungkapkan, akibat dua jembatan di desa tersebut rusak, warganya mengalami kecelakaan lalulintas.

“Saya selaku Kepala Desa Apar Batu berharap supaya pemerintah daerah secepatnya menangani jembatan yang saat ini dalam keadaan rusak berat. Gara-gara jembatannya rusak, salah satu warga kami kecelakaan di situ,” ujarnya, Senin (26/02/2024).

Dia menjelaskan, dua jembatan yang dimaksud terletak di perbatasan dengan Desa Ampari dan di tengah kampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui jembatan yang rusak di Desa Apar Batu tersebut berdampak juga bagi warga desa lain karena merupakan akses utama warga Desa Jango, Kotam, Mawani, Ampari Bura dan Desa Apar Batu menuju Kota Tamiang Layang.

“Saya selaku penduduk Desa Ampari Bura sangat menyayangkan kalau terlambat diperbaiki bisa membahayakan nyawa pengguna jalan,” ujar Rinto, warga Desa Ampari Bura yang juga melintasi jembatan tersebut untuk keluar-masuk desanya.

Diduga jembatan tersebut mulai rusak sekitar 2 bulan lalu karena dilintasi angkutan berat proyek pembangunan jalan akhir tahun kemarin. Agar bisa dilintasi warga, jembatan itu ditambal menggunakan batang kelapa.

Meski jembatan tersebut saat ini masih bisa dilintasi mobil ringan, namun dia mengkhawatirkan kondisi jembatan sewaktu-waktu bisa semakin parah dan menimbulkan korban.

“Bisa (dilewati mobil) tapi was-was kalau kena sial bisa jatuh atau runtuh,” ungkapnya.

Penjelasan Rinto tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Ampari Bura Kurniawan. Menurutnya, fungsi jembatan itu sangat vital karena menjadi akses utama beberapa desa menuju Kota Tamiang Layang.

“Karena itu kami minta dari pemerintah daerah supaya bisa ada kebijakan. Paling tidak perbaikan dulu, karena itu memang jalan akses utama masyarakat ke (ibukota) kecamatan maupun ke kabupaten,” ujarnya.

 

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi
Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti
Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi
Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD
Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur
Lantik DAD Kecamatan Se-Bartim, Hengky Tegaskan Kesejajaran Adat, Agama dan Hukum Positif
Soal Izin Bangunan dan Sertifikat Kios di Cibunigeulis, Dinas PUTR Dorong Sidak Gabungan
Keren! Bekas TPS Dadaha Disulap Menjadi Pusat Pembibitan Pohon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:29 WIB

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05 WIB

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43 WIB

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur

Berita Terbaru

Berita terbaru

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Jul 2026 - 16:05 WIB

Berita terbaru

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Jul 2026 - 15:43 WIB