Enrekang, MNP – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer di Kabupaten Enrekang berharap di Kepemimpinan Bupati H.Muh Yusuf Ritangnga dan Wakil Bupati Enrekang Andi Tenri Liwang Latinro yang belum cukup 100 hari menjabat agar tak ada lagi pemotongan 10% honor atau perjalanan Dinas mereka.
Diketahui bahwa selama ini ternyata hampir semua OPD dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang melakukan pemotongan 10 persen anggaran perjalanan dinas kepada ASN dan honorer.
Sumber dari salah satu pegawai di OPD di Kabupaten Enrekang mengatakan, bahwa selama ini honornya dipotong 10 persen, namun tidak pernah mendapatkan penjelasan dari pimpinan untuk apa pemotongan tersebut dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau bisa kami mohon ke Pak Bupati supaya tidak ada lagi pemotongan 10 persen. Kasihan kami yang honorer tidak seberapa yang kami terima per triwulan dan itupun masih harus di potong lagi,” ucap sumber, Kamis (17/04/2025).
“Yang jadi pertanyaan kemana uang itu karena tidak pernah ada penyampaian untuk biaya apa pemotongan itu,” cetus salah satu Pegawai di Lingkup Pemkab Enrekang ini.
Sumber tersebut berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang La Tinro agar praktek – praktek pemotongan yang di lakukan oleh Pemkab Enrekang sebelumnya itu semua di tiadakan lagi.
Diketahui bahwa saat ini Pemerintah Bupati Yusuf Ritangnga Andi Tenri Liwang tengah melakukan penelusuran anggaran untuk efisiensi dan menyinkronkan anggaran untuk pelaksanaan program-program lima tahun kedepan.
Pemerintahan yang baru ini juga terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan ASN yang akan dibarengi dengan fokus utama peningkatan kedisiplinan ASN.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan