Terkait Dugaan Pemalsuan Surat, Ini Klarifikasi Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin

Sabtu, 12 April 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Wakil Bupati Cecep Nurul Yakin angkat bicara dalam pernyataan resmi atau siaran pers yang dirilis hari ini, Jumat (11/04/2025).

Hal ini untuk menanggapi laporan dugaan pemalsuan surat yang diajukan oleh Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto melalui kuasa hukumnya ke Polres Tasikmalaya.

Dalam keterangannya, Kang Cecep sapaan akrabnya ini menegaskan bahwa tidak ada tindakan pemalsuan atau penggunaan ilegal atas surat, kop surat, maupun stempel kedinasan atas nama Bupati Tasikmalaya.

Kang Cecep menyebut, bahwa seluruh dokumen kedinasan yang dikeluarkan selalu mengikuti prosedur resmi melalui Sekretariat Daerah (Setda) dengan sepengetahuan dan persetujuan dari Bupati, melalui Tata Usaha Pimpinan (Tupim) Bupati dan Wakil Bupati.

Kang Cecep memaparkan, kegiatan monitoring dan evaluasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi sorotan merupakan agenda resmi yang ia instruksikan kepada Setda.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan di 12 kecamatan dengan melibatkan Muspika, ASN kecamatan, serta para kepala desa, dan dilakukan bersama BKPSDM serta Inspektorat,” jelasnya.

Ditegaskan Kang Cecep, setiap kegiatan selalu dilaporkan secara terbuka melalui nota dinas yang disampaikan kepada Bupati melalui Kabag Tupim.

Ia juga menyatakan bahwa selama ini tidak pernah menerima teguran atau peringatan baik secara lisan maupun tertulis terkait persoalan tersebut.

Menutup pernyataannya, Cecep menyampaikan komitmennya untuk menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap semua pihak dapat memberikan ruang bagi proses penyelidikan yang objektif dan adil.

“Semoga penjelasan ini bisa memberikan kejelasan atas isu yang berkembang,” pungkas Kang Cecep.

Loading

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Press Release

Berita Terkait

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB