Skandal Dugaan Raibnya Kendaraan, Mahasiswa Desak BPKAD Kota Tasik Tanggungjawab

Rabu, 5 Maret 2025 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya menggelar aksi damai di depan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rabu (05/03/2025).

Isu yang dibahas terkait dugaan raibnya 48 unit kendaraan milik aset pemerintahan Kota Tasikmalaya yang ditaksir menelan kerugian sampai Rp 2,8 Miliar.

Aksi ini pasca beberapa kali mahasiswa melaksanakan Audiens baik di kantor BPKAD maupun DPRD Kota Tasikmalaya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa menduga kurangnya transparansi dari pihak pemerintah dan meminta harus adanya orang yang bertanggung jawab atas hilangnya aset aset tersebut.

“Kita meminta hari ini orang yang pantas bertanggung jawab siapapun itu dan dalam jabatan apapun itu kita minta ada orang ada orang yang bertanggung jawab atas ganti rugi Negara dan kita pastikan jika tidak ada maka persoalan ini akan di bawa ke ranah hukum,” ucap Ujang.

Diketahui, dalam data buku inventaris daerah sejatinya unit ini adalah motor tapi sekarang sudah menjadi mobil. Bahkan ada yang sampai dinasnya pun dan nomor polisinya sudah tidak ada atau sudah tidak terdeteksi.

“Kejahatan ini sejatinya kita bisa melihat bobroknya Pemerintahan kita, yang di berikan amanat dalam hal ini BPKAD harus senantiasa bertanggung jawab atas segala kendaraan yang belum bisa di telusuri,” jelas Ujang Amin.

Aksi ini diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Asep Goparullah didampingi Kabid Aset Daerah BPKAD Hj Yeni Mulyani, Kaban Kesbangpol Ade Hendar serta Kasatpol PP Iwan.

48 kendaraan yang diduga hilang baru 15 unit yang bisa dihadirkan

Kabid Aset Daerah BPKAD Hj Yeni Mulyani menyebut, ada 15 unit kendaraan saat ini dihadirkan dan bisa di cek juga disesuaikan dengan data mahasiswa pegang.

Kemudian lanjut Hj Yeni, ada yang dioperasionalkan oleh pihak lain seperti dari PMI, Pramuka, DKM Masjid Agung.

“Ini sebagian tidak bisa kita hadirkan karena dalam kondisi mogok tapi mereka siap untuk on the spot, termasuk yang 8 unit di KPU yang saat ini kendaraan sudah rusak berat,” tegas Yeni.

Dia juga menjelaskan, kendaraan ada yang sudah dilelang beberapa unit dan aman disiapkan SK-nya. Juga risalah lelang dari KPKNR juga disiapkan.

Yeni mengatakan, pihaknya harus ada yang harus dikoordinasi dengan provinsi, karena nomor polisinya itu tidak mencerminkan no Pemkot tetapi D 58 sekian.

“Apabila memang ternyata di catat disana kita kan konsultasikan dengan BPK untuk di keluarkan dari daftar barang milik daerah tetapi bukan hilang artinya dicatat di tingkat provinsi,” bebernya.

Namun diakui Yeni, sampai saat ini dari ke 48 unit masih ada 5 kendaraan yang posisinya masih di telusuri oleh pihak BPKAD Kota Tasikmalaya.

Setelah melalui kesepakatan, akhirnya para mahasiswa aksi melakukan on the spot ke kantor KPU Kota Tasikmalaya untuk pengecekan ke 8 unit kendaraan milik Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil
6 Tahun Konsisten, Politisi PKB Asep Endang M Syam Kembali ‘Traktir Qurban’ untuk Lansia Jompo
Saat Prajurit Berbagi Kebahagiaan: Idul Adha Kodim 0612/Tasikmalaya Penuh Makna dan Kepedulian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Ilustrasi

Berita terbaru

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB