Buku Biografi Kejari, Diduga Jadi Ladang Bisnis: Dijual ke 112 Desa dan OPD se Kabupaten Enrekang

Jumat, 14 Februari 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Kontroversi penerbitan dan penjualan buku biografi Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang Padeli semakin berpolemik dan menjadi buah bibir publik.

Dalam penjelasan Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang dibeberapa media dan media sosial, Padeli mengungkapkan bahwa mengenai penjualan buku biografi tidak diketahuinya.

Dirinya berdalih, penjualan tersebut adalah inisiatif dari penulis dan Sekretaris Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa Kabupaten Enrekang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pro-Kontra Buku Biografi Kajari Enrekang Dibandrol Rp 150-200 Ribu, Masyarakat Anggap Tidak Ada Manfaatnya

Sebelumnya, Sekretaris DPMD Enrekang, Sukri mengatakan bahwa dia hanya meneruskan ke desa berdasarkan informasi dari Kejari terkait buku biografi.

Disampaikan pula oleh Sukri bahwa dia ditelpon oleh Kejari Enrekang untuk membuat klarifikasi mengenai penjualan Buku biografi yang tidak ada hubungannya dengan review anggaran dana desa terhadap 112 desa yang diadakan di Aula kejaksaan.

Sementara, Penulis Buka Biografi Kejari Enrekang, Sunarti Lewang yang dikonfirmasi oleh wartawan menjelaskan bahwa, soal harga buku, memang benar bahwa Pak Kajari telah menyerahkan sepenuhnya kepadanya sebagai penulis.

Baca Teks Arahan Kajari Enrekang? Beredar Video Klarifikasi Sekretaris DPMD

Sunarti Sewang mengaku bertanggung jawab atas harga yang telah ditetapkan. Hal ini didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk proses panjang yang telah dilalui.

Mulai dari menyusun setiap kata, merangkai kisah, melakukan riset mendalam, menyunting naskah, hingga memastikan kualitas cetaknya agar layak dibaca dan bernilai bagi pembaca.

Selain itu, pengumpulan data terkait perjalanan hidup dan karier beliau, studi literatur untuk memperkuat konteks cerita, serta verifikasi fakta.

“Agar isi buku tidak hanya menggambarkan kisah inspiratif beliau, tetapi juga memberikan wawasan berharga bagi para pembaca, Begitulah dunia literasi berjalan.bukan sekadar soal harga, tetapi tentang nilai yang terkandung di dalamnya,” dalih Sunarti Sewang, Jumat (14/02/2025).

Aktivis HMI Pertanyakan Integritas dan Profesionalisme Kejari Enrekang

Menyikapi itu, Muhammad Muchtar Aktivis Lembaga Perkumpulan Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Enrekang ikut menyoroti penjualan buku biografi Kejari Kabupaten Enrekang.

Dirinya tidak begitu percaya dengan pernyataan Kejari yang tidak mengetahui mengenai penjualan buku biografinya karena beredar surat ke Desa dan seluruh OPD yang ditandatangani oleh dirinya sebagai ketua Tim Publikasi.

“Saya menduga penjualan buku biografi Kejari dijadikan sebagai lahan bisnis dengan menyasar ke semua desa dan OPD,” tegas Muhammad Muchtar.

Menurutnya, andaikan bukan buku biografi Kejari Enrekang, tidak mungkin semua desa dan OPD mengambil buku sampai 10 buah dengan harga Rp 150-200 ribu persatu buah buku.

“Apalagi dengan memakai uang pribadi yang jumlahnya hampir gaji satu bulan,” tandas Muhammad Muchtar.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polsek Kuala Cenaku Datangi Desa Kuala Mulia, Salurkan Bansos hingga Cek Kesehatan Gratis
Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang
Dana Rp6,8 Miliar Tanpa Kepastian, Nasabah Prioritas Luapkan Emosi di Bank Mandiri Tasikmalaya
Kuliah Berbasis Lapangan, Mahasiswa Program Studi PKO UNIMEN Praktek Panjat Tebing di Mandu Tontonan
Rektor UNIMEN Rombak Struktur Pejabat, Bidik Performa Kampus Makin Kompetitif
Sambut Usia Perak Kota Tasikmalaya, Kecamatan Bungursari Gelar Pesta Rakyat hingga Launching Inovasi BiVaSS
Menatap Masa Depan Lewat Hidroponik, Cara Rutan Pemalang Asah Keterampilan Warga Binaan
Justice for Aqib Turun ke Pendopo Pemalang! Empat Tuntutan Menggema, Desak Pengusutan Tuntas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Polsek Kuala Cenaku Datangi Desa Kuala Mulia, Salurkan Bansos hingga Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dana Rp6,8 Miliar Tanpa Kepastian, Nasabah Prioritas Luapkan Emosi di Bank Mandiri Tasikmalaya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Kuliah Berbasis Lapangan, Mahasiswa Program Studi PKO UNIMEN Praktek Panjat Tebing di Mandu Tontonan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Rektor UNIMEN Rombak Struktur Pejabat, Bidik Performa Kampus Makin Kompetitif

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB